Hands-on: Kamera Unggulan Fujifilm Berformat Medium GFX 50S

Hands-on: Kamera Unggulan Fujifilm Berformat Medium GFX 50S

Fujifilm pertama kali mengumumkan GFX 50S di ajang Photokina 2016 dan kami telah menyajikan secara singkat kepada Anda model pra-produksi yang dipamerkan. Fujifilm kemudian meluncurkan beberapa video yang menunjukkan kamera saat digunakan dan kini kamera format medium tersebut siap untuk dirilis. Kali ini, kami berhasil mencoba model produksi final lengkap dengan lensa sehingga memungkinkan artikel hands-on ini. 

Fujifilm GFX 50S terlihat dan terasa tidak lebih besar daripada kamera Full-frame 35 mm biasanya. Saat menggenggamnya dengan lensa GF63 mm F2.8 terpasang, kamera terasa nyaman di tangan. 

Percayakah Anda kombinasi GFX 50S dan GF63mmF2.8WR hanya berbobot 1,23 kg? Fujifilm GFX 50S berbobot hanya 825 gram (termasuk baterai dan kartu memori) dan sebagai kamera mirrorless berarti lensa yang diusungnya pun berbobot ringan. Meski tergolong ringan, Fujifilm tetap menyediakan tonjolan pegangan tangan yang dalam sehingga memudahkan saat menggenggamnya.

Layar LCD belakang mendukung fungsi sentuh yang memungkinkan Anda menentukan titik AF dan memunculkan histrogram dan tingkat elektronik 3D saat memotret. Saat melihat gambar hasil pemotretan, Anda bisa mengetuk layar dua kali untuk melakukan zoom dan menyapu jari ke samping untuk melihat gambar berikutnya. Untuk pemilihan titik fokus lebih cepat, tersedia tuas fokus yang berada di lokasi yang tepat dan responsif seperti pada X-T2 dan X-Pro2.

Alternatif yang bagus karena GFX 50S memiliki 425 titik AF yang bisa dipilih serta menyediakan tiga tipe mode pemfokusan yang berbeda – seperti pada X-T2 dan X-Pro2. (Single point AF, Zone AF – dalam kelompok ukuran 3x3, 5x5, 7x7, dan Wide AF).

Pemfokusan bisa dicapai dengan cepat dan akurat, mirip seperti kamera Fullframe 35 mm daripada sebuah kamera digital format medium. Kami mengapresiasi suara shutter yang bisa diredam dengan baik. GFX 50S mendukung kecepatan shutter hingga 1/4000 detik dengan shutter mekanik. Namun, tersedia pula opsi menggunakan shutter elektronik jika ingin memotret dengan sunyi hingga 1/16.000 detik. Seperti X-T2, LCD belakang milik GFX 50S bisa dimiringkan dengan tiga cara sehingga Anda bisa memiringkan layar untuk kemudahan melihat saat memotret di mode portrait dengan sudut sulit.

Berbicara sudut pengambilan gambar sulit, adaptor untuk memiringkan EVF, EVF-TL1, yang tersedia secara opsional sangat direkomendasikan jika menginginkan pemotretan setingkat pinggang dari gaya kamera format medium 6x6, 6x4,5 dan 6x7. Pada dasarnya memungkinkan Anda memiringkan EVF secara vertikal hingga lima tahap ke sudut maksimal 90 derajat dan horizontal 45 derajat.

Adaptor EVF opsional tersebut terpasang pada hotshoe tapi memiliki hotshoe terinitegrasi sehingga Anda tidak kehilangan hotshoe. Meskipun EVF terlihat terang dan jernih, kami merasakan refresh rate lebih rendah daripada X-T2, terutama saat menguji pemotretan kontinyu. Tiga frame per detik tidaklah cepat untuk ukuran saat ini, tapi cukup untuk mengakibatkan sedikit jeda. Mengingat lebih diutamakan untuk bracketing, jeda yang ada seharusnya tidak menjadi kendala.

Fujifilm GFX 50S bisa menampung dua kartu SD UHS-II yang bisa Anda seting untuk penyimpanan kedua atau pencadangan perekaman, seperti pada X-T2. Anda juga bisa menyeting satu kartu SD untuk foto dan lainnya untuk video. (GFX 50S mamp merekam video 1080/30p).

Kami cukup terkesan bahwa Fujifilm mengumumkan bahwa sebuah adaptor untuk sistem kamera view juga akan dirilis sehingga Anda bisa menggunakan kamera sebagai digital back dengan kamera format besar.

Ke depannya juga akan tersedia adaptor G mount H yang memungkinkan Anda menggunakan lensa lepas tukar SUPER EBC FUJINON HC dengan GFX 50S. Lensa tersebut pada awalnya dikembangkan untuk sistem Fujifilm GX645AF yang telah dihentikan produksinya dan menghadirkan kompatibilitas daun shutter dengan sistem GFX sehingga Anda melakukan sinkronisasi kecepatan flash hingga 1/800 detik.

Fujifilm GFX 50S akan dirlis di akhir Februari dengan harga US$ 6499,95. Tiga lensa Fujinon GF pertama akan dirilis di akhir Februari: GF63mmF2.8 R WR dengan banderol harga US$ 1499,95, GF32-64mmF4 R LM WR dengan harga US$ 2299,95, dan GF120mmF4 R LM OIS WR Macro dengan banderol harga US$ 2699,95.