Kesan Pertama Eksklusif: Samsung Galaxy S9 dan S9+


Desain

The Samsung Galaxy S9, akhirnya diumumkan!

Dua hari sebelum Mobile World Congress 2018 resmi dibuka, kami telah menginjakkan kaki di Spanyol, digiring secara diam-diam ke lokasi preview Samsung Galaxy S9 di sebuah galeri di Barcelona dengan menjinjing kamera di satu tangan dan dokumen Non-Disclosure Agreement (NDA) di tangan yang lain. Sebuah kamera memang tidak terlalu perlu mengingat Galaxy S9 bisa jadi merupakan smartphone dengan bocoran terbanyak hingga kini. Dan ya, hampir seluruh informasi bocoran yang pernah Anda baca terbukti benar. Kini setelah periode NDA telah berlalu, kami bisa menyampaikan kesan pertama saat berinteraksi dengan Samsung Galaxy S9 dan S9+.

Desain

Dari segi desain, Galaxy S9 dan S9+ terlihat identik dengan Galaxy S8 dan S8+, mulai dari garis antena dan seluruh port dan tombol samping, termasuk jack headphone 3,5 mm di bagian bawah. Galaxy S9 kini memiliki speaker stereo, masing-masing satu speaker di bawah dan di atas (speaker telinga). Speaker tersebut tidak hanya diseting oleh AKG, tapi juga mendukung teknologi Dolby Atmos. Samsung mengklaim Galaxy S9 1,4x lebih kencang daripada Galaxy S8. Berdasarkan pengujian singkat kami, speaker tersebut benar terdengar kencang dan lebih jernih di tingkat volume tinggi. Tapi terdengar suara echo karena lokasi pengujian berada di dalam galeri berukuran besar.

Layar yang diusung Galaxy S9 dan S9+ juga identik dengan Galaxy S8 dan S8+. Kedua smartphone mempertahankan layar Super AMOLED melengkung dengan resolusi QHD (2960 x 1440 piksel) dan aspek rasio 18:9:5. Galaxy S9 mengusung layar 5,8 inci (570 ppi), sedangkan Galaxy S9+ mengusung layar 6,2 inci (529 ppi). Tidak ada yang baru pada teknologi layar, tapi ada beberapa perbaikan fungsi.

Pertama, antarmuka pengguna (UI) telah diperbarui sehingga akhirnya Anda bisa menggunakan smartphone dengan nyaman dalam mode landscape. Kedua, pesan kini bisa bisa ditampilkan pada layar Edge yang memungkinkan Anda melakukan aktivitas seperti membalas pesan saat menonton video misalnya. Sayangnya, smartphone yang kami gunakan saat sesi preview tidak memiliki konektivitas seluler maupun internet sehingga ada beberapa fitur yang tidak bisa kami coba. Terakhir, Samsung mengindikasikan telah meredupkan layar (saat dimatikan), sehingga lebih menyatu dengan bezel.

Berbicara bezel, baik Galaxy S9 dan S9+ sedikit lebih pendek daripada pendahulunya sehingga mengurangi bezel atas dan bawah saat layar menyala, membuat Infinity Display lebih besar dari sebelumnya. Tapi pemotongan dimensi bukan berarti tanpa konsekuensi, karena Galaxy S9 dan S9+ sedikit lebih lebar dan tebal; bobotnya juga lebih berat yang bisa Anda simak di bawah ini.

  • S8: 148,9 x 68,1 x 8,0 mm, 155 gram
  • S9: 147,7 x 68,7 x 8,5 mm, 163 gram
     
  • S8+: 159,5 x 73,4 x 8,1 mm, 173 gram
  • S9+: 158,2 x 73,8 x 8,5 mm, 189 gram

Bagian belakangnya lembut dan dipoles hingga mengilap. Tak heran jika mudah dikotori oleh minyak dari jemari serta permukaan mengilapnya membuat kedua smartphone tidak mudah difoto.

Samsung akhirnya memindahkan sensor sidik jari di bawah kamera belakang yang sebelumnya berada di samping kamera. Sensor sidik jari tersebut juga tampaknya telah ditingkatkan karena hanya perlu 2-3 sentuhan untuk mendaftarkan sidik jari baru. Galaxy S9 hanya mengusung satu kamera utama, sedangkan Galaxy S9+ hadir dengan dua kamera belakang yang diposisikan secara vertikal.

Samsung Galaxy S9 dan S9+ pada awalnya tersedia dalam empat varian warna: Midnight BlackCoral BlueTitanium Gray dan warna baru, Lilac Purple.

Warna Lilac Purple bukan semata warna baru yang dipilih secara acak. Varian warna tersebut dihadirkan dengan semangat Pantone Color of the Year 2018 (Pantone 18-3838 Ultra Violet). Artinya, Galaxy S9 akan melengkapi banyak tren gaya dan fesyen tahun ini.