Plantronics BackBeat Pro 2: Gabungan Tampilan dan Suara

Plantronics BackBeat Pro 2: Gabungan Tampilan dan Suara

Pengenalan

Plantronics benar-benar membuat kita takjub dengan BackBeat Pro pada 2014 lalu, sepasang headphone yang memadukan fitur dengan kualitas audio impresif. Kemudian pabrikan tersebut menghadirkan headset on ear (BackBeat Sense) dan in ear baru (BackBeat Go 3) sebelum merilis BackBeat Pro+ pada Juli tahun lalu, yang menambahkan dongle Bluetooth USB demi kualitas streaming audio dari sumber komputer.

Mengigat bahwa pada dasarnya tidak ada perubahan dalam hal audio atau perspektif teknik, keputusan tersebut agak membingungkan. Kenapa merilis pengganti yang menyasar ke pasar terbatas? Tampaknya kini mungkin telah melangkah, karena ada ‘pengganti’ BackBeat Pro  sebenarnya dengan perubahan desain yang layak diterima.

Desain dan Fitur

Pertama-tama, BackBeat Pro 2 terlihat lebih ramping dibandingkan dengan pendahulunya. Di mana BackBeat Pro berciri khas dengan desain miliknya, Pro 2 tampaknya berbeda dengan faedah BackBeat Go, dengan tampilan bergaya dan modern. Kontrol juga tertata ulang, dengan fitur Open Listening kini dapat diakses via slider ketimbang menekan tombol.

Cara tersebut dapat dikatakan sebuah solusi yang lebih praktis, meski akan memerlukan waktu untuk terbiasa mengakses slider ketika pertama kali menggunakan. Tampaknya hal tersebut menjadi faktor utama dalam hal desain baru. Kolom lampu LED yang menyala ketika Anda mengaktifkan headphone telah diganti dengan baris horisontal di sepanjang bawah unit bagian kanan, dan cincin kontrol besar untuk volume dan kontrol track telah diganti dengan tombol dan cincin dalam yang dapat bergerak.

Jika ear cup pada model awal berukuran besar dan membundar, ear cup baru lebih polos dan bertekstur lapisan kayu. Fitur Open Listening juga masih ada, hanya saja kali ini menyatu dengan tombol fungsi ANC. Fitur tersebut mematikan musik dan mengaktifkan mikrofon eksternal untuk memungkinkan Anda mendengar suara ambien. Praktis ketika Anda ingin mendengar orang berbicara tanpa melepas headphone.

Seperti model sebelumnya, Pro 2 juga hadir bersama kantung kain lembut untuk di perjalanan, tetapi Anda juga dapat memiliki versi premium (BackBeat Pro 2 Special Edition) berwarna Graphite gray. Headphone ini juga hadir dengan kantung berbahan keras dan juga dukungan NFC untuk pairing lebih mudah.

Performa

Pada pengujian audio, seperti biasa kami menguji BackBeat Pro 2 dengan aneka musik dari aliran berbeda dan tampaknya bahwa meski Plantronics tidak mengatakan apapun tentang menggunakan driver baru, Pro 2 mengalunkan suara agak berbeda. Intinya, headphone baru ini memiliki suara frekuensi tinggi lebih jelas dan respon bass lebih dalam.

Contoh, mendengarkan versi akustik Layla milik Eric Clapton, Pro 2 menampilkan bass yang mungkin sedikit lebih dari yang dibutuhkan, menjadikan suara bass agak tipis. Kontras dengan bass yang agak bloomy pada versi awal Pro dan Anda akan harus memutuskan mana yang lebih disukai. Beralih ke musik Fireopal milik Ottmar Liebert, kami mendapatkan esensi kejernihan yang lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Pada bagian tertentu ini, bass terdengar bagus, tetapi frekuensi tinggi terlalu melengking, sekali lagi merefleksikan karakteristik suara Pro 2.

Pengujian formal

Kami memulai pengujian formal dengan memutar Melt My Heart to Stone oleh Adele dan merasa bahwa Backbeat Pro 2 memberikan alunan hangat pada lagu ini dengan sedikit terdengar desis. Vokal Adele terdengar natural, dan headphone melakukan tugasnya dengan baik menata bass serta frekuensi menengah yang lebih baik dan bunyi musik latar piano.

Beralih ke Hotel California milik The Eagles dan headphone ini sekali lagi mendemonstrasikan detil frekuensi menengah dan tinggi dengan baik. Perlu diketahui, respon bass pada headphone ini terdengar agak terlalu kuat, tetapi suara gitar mengalun dengan baik.

Terakhir, kami mendengarkan Element of Life dari Tiesto. Dengan ini, BackBeat Pro 2 sekali lagi memberikan suara bass yang dalam. Selain itu, headphone tersebut berperforma cukup baik dengan menyalurkan soundstage yang luas. Yang kami rasakan adalah performa frekuensi menengah seharusnya agak sedikit lebih baik.

Kesimpulan

BackBeat Pro 2 melanjutkan lini headphone BackBeat Pro yang menawarkan aneka fitur dengan performa audio solid di kelas yang sama. Headphone ini mampu menangani semua aliran musik dengan baik, juga nyaman dikenakan dalam waktu lama. Selain itu, Pro 2 juga memiliki baterai tahan lama hingga 24 jam. Bahkan, kami merekomendasikan Pro 2 dibandingkan dengan Pro+.