Review GeForce GTX 1080 Ti: Kartu Grafis Unggulan Untuk Gaming 4K


Pengantar

NVIDIA kembali membuat AMD mengambil langkah bertahan. GDC 2017 membangkitkan pertarungan baru antara kubu merah dan hijau, tapi jika AMD hanya menyuguhkan penamaan GPU baru yakni Radeon RX Vega, NVIDIA mampu menyuguhkan kartu grafis baru untuk dipamerkan kepada para awak media teknologi dan pengembang game.

Vega disiapkan untuk dirilis sekitar Q2 2017 dan NVIDIA tampaknya memutuskan mengambil langkah menyerang dengan meluncurkan kartu grafis unggulan baru sebelum AMD menghadirkan alternatif lebih kompetitif. Kartu grafis GeForce GTX 1080 Ti merupakan penawaran paling agresif NVIDIA hingga kini dengan klaim 35 persen peningkatan dibandingkan dengan GeForce GTX 1080, belum lagi keunggulan perforamnya yang lebih baik dari Titan X 2016.

Sekedar memberikan konteks, GeForce GTX 1080 berperforma lebih kencang dari Titan X yang berbasiskan Maxwell dan dianggap sebagai puncak performa gaming. Artinya, NVIDIA menyuguhkan peningkatan performa besar hanya dalam satu generasi dan GeForce GTX 1080 Ti meneruskan semangat menghadirkan performa ultra-enthusiast ke tingkatan harga menarik yakni US$ 699.

Yang jelas, hampir semua orang telah mengetahui kedatangan GeForce GTX 1080 Ti karena telah muncul di banyak bocoran. Kartu grafis model Ti besutan NVIDIA biasanya merupakan pembaruan di tengah siklus dari kartu grafis yang ada. Versi Ti dihadirkan untuk menyuntikkan darah segar pada lini kartu grafis yang sudah ada dan tetap membuat awak media sibuk sembari menyiapkan GPU generasi berikutnya.

Meski demikian, kartu grafis Pascal terbaru besutan NVIDIA ini bukan sekadar pengisi di antara kartu grafis GTX 10-series dan generasi mendatang. Ini merupakan upaya berani meningkatkan batas harapan performa di tingkatan harganya.