Ulasan Motorola Moto Z2 Play: Peningkatan Daya Tarik

Peningkatan Daya Tarik

Ketika para pabrikan smartphone tidak lagi meneruskan pengembangan maupun menghadirkan generasi baru smartphone modular, tampaknya Motorola tetap menawarkan pengalaman penggunaan smartphone yang berbeda dengan menghadirkan Moto Z2 Play. Motorola Moto Z2 Play merupakan penerus dari Moto Z Play dan berada di bawah model Moto Z yang tampil sebagai produk flagship dari seri Moto Z.

Memiliki rancang bangun hampir mirip dengan pendahulunya, Moto Z2 Play masih mempertahankan layar Super AMOLED 5,5 inci beresolusi Full HD dengan lapisan pelindung Corning Gorilla Glass 3. Di bagian belakang, Anda akan melihat kamera beresolusi 12 megapiksel yang tetap berbentuk menonjol ketika smartphone tidak menggunakan Moto Mods. Kamera belakang tersebut juga sediakan aperture f/1.7 otofokus laser dan phase detection. Dengan demikian, performa kamera belakang Moto Z2 Play dapat diandalkan dalam kondisi cahaya minim. Untuk dukungan modul, Moto Z2 Play masih kompatibel dengan seluruh Moto Mods yang tersedia sebelumnya.

Dari luar, Moto Z2 Play memiliki bodi lebih ramping dibandingkan sang pendahulu (5,9 mm vs 6,9 mm). Kini Moto Z2 Play tidak lagi menggunakan material bodi plastik di bagian belakang karena telah diganti menggunakan material bodi logam. Dengan demikian, kami merasa rancang bangun smartphone ini terasa lebih kokoh. Pengurangan ketebalan bodi berarti ada pengurangan terhadap kapasitas baterai. Kini Moto Z2 Play berkapasitas baterai 3.000 mAh. Meski ada kompromi pada baterai, smartphone ini mampu bertahan selama 20 jam untuk setiap kali isi ulang.

Sensor sidik jari yang berada di bawah layar sekarang berubah bentuk menjadi oval. Dengan bantuan software Moto Action, Anda dapat menavigasi Moto Z2 Play lewat gestur jari pada sensor. Cukup aktifkan fungsi ‘One button nav’, kemudian pada sensor sidik jari, Anda dapat menggeser jari ke kiri untuk kembali, geser ke kanan untuk beralih antar aplikasi, kembali ke Home Screen dengan mengetuk, dan mengunci layar dengan cara menekan lebih lama. Cara tersebut memang lebih intuitif, hanya saja kami harus beradaptasi lebih lama untuk menguasainya.

Berjalan di atas sistem operasi Android 7.1.1 Nougat, Moto Z2 Play menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 626 delapan inti serta kapasitas RAM 4 GB. Penyimpanan internal juga terbilang sangat lega (64 GB) yang dapat diekspansi via microSD. Ketika mengujinya menggunakan game Need for Speed: No Limits, kami merasa Moto Z2 Play dengan mudah menampilkan performa lancar dengan detil game tajam tanpa gangguan lag yang berarti.

Menggunakan bodi logam, para penggemar smartphone kelas menengah akan mengapresiasi peningkatan rancang bangun bodi Moto Z2 Play karena mampu memperkuat daya tariknya.