Ulasan Samsung Gear IconX (2018): Peningkatan Kualitas dan Kenyamanan

Ulasan Samsung Gear IconX (2018): Peningkatan Kualitas dan Kenyamanan

Pertama kali dikenalkan pada ajang IFA 2017, Samsung Gear IconX (2018) mengusung desain lebih ringan dan lebih ergonomis dibandingkan dengan pendahulunya. Earphone nirkabel terbaru dari Samsung ini juga dapat menjalankan Bixby ketika dihubungkan dengan Galaxy S8, S8+ dan Galaxy Note8.

Memiliki daya tahan hingga 7 jam pada mode standalone, hingga 5 jam pada mode Bluetooth, dan waktu bicara hingga 4 jam; Gear IconX versi anyar tersebut dilengkapi dengan daya tahan baterai lebih baik dibandingkan dengan versi 2017. Selain itu, charging case yang hadir bersamanya juga dilengkapi dengan baterai berkapasitas 340 mAh agar Anda dapat mengisi ulang Gear IconX saat di perjalanan. Tidak ketinggalan pula memori penyimpanan internal sebesar 4 GB, teknologi Bluetooth versi 4.2, accelerometer dan infra merah.

Mengingat Gear IconX memiliki penyimpanan sendiri, artinya Anda dapat meninggalkan smartphone Anda di rumah dan menjadikan IconX sebagai pemutar musik dengan cara memasukkan musik dari smartphone. Jika bukan pengguna smartphone Samsung Galaxy, Anda dapat mentransfer file musik ke Gear IconX dari PC menggunakan kabel USB. File musik yang dapat diputar di Gear IconX adalah MP3, M4A, AAC, WAV dan WMA.

Jika Anda lebih memilih mendengarkan musik yang ada di smartphone, pertama-tama yang harus dilakukan adalah melakukan pairing dengan Gear IconX. Bukan perkara sulit untuk melakukan pairing, Anda cukup menginstal aplikasi Samsung Gear yang dapat diunduh di Galaxy Apps atau Google Play Store. Setelah menginstal aplikasi, buka charging case dan Gear IconX akan terhubung ke smartphone. Jika cara tersebut tidak berhasil, opsi lainnya adalah dengan cara menekan dan menahan tombol pairing yang ada di belakang charging case; dengan catatan, cara ini dapat dilakukan ketika charging case dalam keadaan tertutup.

Anda dapat menggunakan fitur gestur sentuhan pada Gear IconX untuk mengontrol musik. Contoh: satu kali sentuhan untuk play/pause musik; dua kali sentuhan untuk memulai track selanjutnya atau menjawab/mengakhiri telepon; tiga kali sentuhan untuk mendengarkan musik pada track sebelumnya; menyentuh dan menahannya akan mengaktifkan perintah suara; sentuh dua kali dan menahannya akan memulai musik pada playlist selanjutnya; menggeser jari Anda ke atas atau ke bawah untuk mengakses volume. Namun, entah mengapa setiap kami mengakses gestur volume, beberapa kali Gear IconX malah mendeteksi sebagai akses play/pause musik. Oleh karena itu, kali lebih memilih mengakses volume menggunakan smartphone.

Performa streaming Gear IconX dapat kami katakan sangat stabil. Alunan musik tidak terganggu meski earphone berada di jarak sekitar 5 meter meski terhalang tembok. Untuk performa suara, kami mengujinya menggunakan lagu di aplikasi Spotify dengan kualitas terbaik. Lagu ‘Castle of Glass’ dari Linkin Park terdengar cukup jelas untuk setiap instrumen. Meski tidak terlalu istimewa, pemisahan suara stereo terdengar dengan baik. Suara vokal juga terdengar jelas tanpa tertutup frekuensi lain. Performa bass terdengar dengan baik ketika kami mendengarkan lagu ‘E.T’ oleh Katy Perry. Pada volume tinggi pun, performa bass tetap ditangani dengan baik tanpa gangguan distorsi.

Membawakan kepraktisan, desain nyaman digunakan dan daya tahan baterai cukup lama, Samsung Gear IconX (2018) memang menjadi penerus yang dapat diandalkan. Performa suara juga mengalami peningkatan dari versi sebelumnya. Dengan demikian, selain tidak ada gangguan juntaian kabel yang menganggu, kini Anda dapat mendengarkan musik ketika berolahraga atau aktivitas lainnya dengan lebih lama.