WD Luncurkan NAS Seri My Cloud Pro, Tawarkan Kemudahan Kolaborasi


WD Perkenalkan NAS Seri My Cloud Pro, Tawarkan Kemudahan Kolaborasi

Tidak dimungkiri bahwa peranti kamera digital baik foto maupun video dengan resolusi yang kian meningkat turut melambungkan ukuran file yang mesti ditangani. Terutama bagi para profesional yang harus menangani file foto atau video berformat RAW dengan ukuran file yang jauh lebih tinggi dari format file terkompresi seperti JPEG atau MP4. Tidak hanya kebutuhan penyimpanan file karena aktivitas berbagi dan berkolaborasi pun diperlukan sehingga kecepatan dan kemudahan akses menjadi penting.

Western Digital (WD) menawarkan solusinya dengan meluncurkan peranti network attached storage (NAS) seri My Cloud Pro terbaru yakni My Cloud Pro PR2100 yang mengusung dua baki hard disk dan PR4100 dengan empat baki hard disk. Keduanya disiapkan bagi para kreator konten untuk menyederhanakan alur kerja mulai dari penyalinan data, berbagi dan berkolaborasi hingga pencadangan data.

Untuk mendukung performa gesit, WD melengkapi seri My Cloud Pro dengan prosesor quad-core Intel Pentium N3710 yang memiliki teknologi transcoding Intel Quick Sync. Pengguna juga mendapatkan memori RAM DDR3L 4 GB yang bisa di-upgrade hingga kapasitas 8 GB. Didukung spesifikasi tersebut, WD mengklaim kecepatan transfer dan transcoding video saat streaming bisa berjalan cepat.

Melalui antarmuka My Cloud OS 3 yang sederhana dan mudah digunakan, pengguna bisa melakukan aktivitas pengelolaan NAS seperti memeriksa status NAS, manajemen hard disk, menambahkan pengguna, membuat grup hingga menginstal aplikasi pihak ketiga. Kemudahan akses diberikan dengan menghubungkan My Cloud Pro ke awan sehingga pengguna bisa mengakses file di manapun asal terkoneksi dengan internet menggunakan aplikasi My Cloud.

Tidak hanya itu, seri My Cloud Pro juga kompatibel dengan layanan Adobe Creative Cloud sehingga pengguna bisa mengirimkan file via aplikasi My Cloud ke layanan tersebut untuk mengedit maupun menyimpan file. Seri My Cloud Pro juga dilengkapi dengan server media Plex yang memiliki kemampuan transcoding hardware sehingga pengguna bisa melakukan streaming menggunakan peranti apapun. Media server Plex juga menampilkan koleksi media pengguna dengan penampilan menarik.

Fitur lainnya yang akan diapresiasi pengguna adalah penyalian satu tombol via sebuah port USB 3.0 di bagian depan. Pengguna cukup menancapkan media penyimpanan eksternal seperti flash disk atau card reader, lalu menekan tombol salin untuk memindahkan file ke My Cloud Pro.

Untuk keamanan data, selain konfigurasi RAID, NAS seri My Cloud Pro menyediakan fitur keamanan enkripsi AES 256-bit sehingga data tidak bisa diakses oleh pihak yang tidak berpentingan. Ketersediaan dua konektor daya di bagian belakang juga disiapkan untuk keamanan data jika catu daya mengalami kendala.

WD NAS seri My Cloud Pro menyediakan empat varian kapasitas penyimpanan yakni 8 TB, 16 TB, 24 TB, da 32 TB, sedangkan hard disk yang digunakan adalah hard disk khusus NAS yakni WD Red. Meski demikian, WD menyediakan pula varian My Cloud Pro yang tidak dilengkapi dengan hard disk (diskless). Tawaran harga yang disarankan mulai dari Rp. 5,9 juta hingga Rp. 14,5 juta untuk My Cloud Pro PR2100 dan mulai Rp. 7,4 juta hingga Rp. 26,7 juta untuk My Cloud Pro PR4100. WD menyediakan dukungan garansi selama 3 tahun untuk seri My Cloud Pro.

Semua Kategori Berita