Ada Kapal Perang Gadjah Mada di Game World of Warships


Ada Kapal Perang Gadjah Mada di Game World of Warships

Wargaming.net, pengembang judul game perang World of Planes, World of Tanks, dan World of Warships, hari ini mengumumkan kapal perang Pan Asia dari negara Indonesia, Thailand, China, Taiwan, dan Korea Selatan yang akan tersedia pada game World of Warships.

Game World of Warships merupakan game MMO gratis (free-to-play) bertema angkatan laut yang menyajikan pertempuran laut di abad ke-20. Selain menawarkan permainan strategi, World of Warship juga menyuguhkan beragam tipe kapal perang dari zaman perang dunia ke-2 yakni destroyer, cruiser, battleship, dan aircraft carrier. Setiap tipe kapal perang tersebut memiliki kombinasi senjata, kecepatan, lapis baja pelindung, dan daya tahan unik.

Hisashi Yaginuma, APAC Publishing Producer, World of Warships mengatakan bahwa kapal perang destroyer Pan Asia merupakan kapal Inggris, Soviet, A.S., dan Jepang dalam satu jaringan teknologi dan tiga kapal di bawah komando Inggris terutama untuk Pan Asia.

Kapal perang destroyer Pan-Asia akan diluncurkan dengan fitur “tabir asap” yang memiliki waktu isi ulang jauh lebih singkat, sehingga kapal dapat mengambil alih kontrol area secara lebih efisien dan bisa mundur dengan mudah, cocok digunakan jika baku tembak tidak berhasil.

Tidak hanya itu, kapal perang destroyer Pan Asia juga dilengkapi dengan torpedo bawah air yang bisa menyelam dalam untuk menghancurkan kelas kapal perang lainnya di dalam game. Torpedo tersebut akan menguntungkan pemain dalam serangan jarak jauh dan tersembunyi. Kapal perang dengan tier lebih tinggi bisa menukar tabir asap dengan radar.

Kapal perang Indonesia, Gadjah Mada direncanakan akan menjadi salah satu dari sepuluh kapal perang tipe destroyer Pan Asia tahun ini. Kapal yang awalnya ditugaskan sebagai kapal penghancur Belanda, Tjerk Hiddes pada 1942, kapal destroyer tier VII ini diakusisi oleh Indonesia pada 1951 dan dihancurkan pada 1961. Kapal perang Gadjah Mada memiliki panjang 108,7 meter, kecepatan 36 knot, senjata utama 3x2 120 mm dan torpedo 2x5 533 mm.

Kapal perang destroyer Gadjah Mada dipilih karena merupakan kapal perang unggulan atau terbaik yang dimiliki Indonesia di masanya. Selain itu dari segi tingkatan teknologi dan senjata, kapal perang Gadjah Mada setara dengan kapal perang Pan Asia lainnya.

Sembilan kapal perang Pan Asian lain yang akan bergabung dengan Gadjah Mada, termasuk:

  • Fushun milik China yang merupakan mantan kapal perusak kelas project 7 milik Soviet.
  • Phra Ruang milik Thailand yangpada awalnya dikenal sebagai HMS Radiant dan kemudian dipindahkan ke Angkatan Laut Kerajaan Thailand
  • Chung Mu milik Korea Selatan yang merupakan kapal perusak kelas Fletcher USS Erben dan diperkenalkan sebagai DD pertama Korea Selatan dan mencapai prestasi militer yang signifikan sampai tahun 1983
  • Bekas Namikaze Shenyang milik Taiwan; bekas kapal perusak kelas Gleaves AS USS Macomb yang berganti nama menjadi Hsienyang; kapal perusak USS Brush Allen M. Sumner-class; Yueyang; Longjiang, Jianwei dan Kapal jenis bertahan Chengan tipe D №40 dari Angkatan Laut Kekaisaran Jepang.

Hisashi Yaginuma tidak menyampaikan jadwal yang pasti seputar ketersediaan kapal perang Gadjah Mada di game World of Warships. Ia hanya memberikan kisaran ketersediaan di musim dingin sehingga diperkirakan bakal tersedia di akhir tahun ini hingga awal tahun depan.

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir