ADSvokat Meluncur, Berdayakan Mahasiswa Melalui Ekonomi Berbagi


ADSvokat Meluncur, Berdayakan Mahasiswa Melalui Ekonomi Berbagi

ADSvokat, perusahaan rintisan (startup) baru, resmi diluncurkan. Startup anyar tersebut didirikan oleh Daniel Tumiwa (mantan CEO OLX) yang berperan sebagai CEO dan tiga orang pendiri lainnya. ADSvokat hadir meramaikan persaingan di ranah bisnis iklan digital (adtech) melalui medium iklan stiker kendaraan di tanah air yang telah diramaikan oleh pemain seperti Sticar, Promogo, StickEarn, dan Klana.

Seperti para pesaingnya, ADSvokat menawarkan sebuah solusi medium iklan luar ruang yang mengintegrasikan teknologi digital dan non-digital. ADSvokat juga memilki peran sebagai penghubung antara pengiklan (brand) dengan pemilik medium iklan (pemilik kendaraan atau perangkat bergerak). Tapi uniknya, ADSvokat hanya menyasar kalangan mahasiswa sebagai rekanan dalam model bisnis ekonomi berbagi (sharing economy) ini.

“Tidak banyak platform berskala nasional yang melibatkan mahasiswa agar bisa maju, berkumpul, memperluas jaringan, dan mendapatkan pengalaman, padahal mahasiswa jumlahnya 5,8 juta. Itu jumlah yang sangat kecil dibanding total jumlah penduduk, tapi saat ini mereka tidak diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam sharing economy ini,” kata Daniel Tumiwa, CEO dan pendiri ADSvokat saat mengungkapkan alasan mengapa khusus menyasar mahasiswa.   

Daniel kemudian mencontohkan Grab dan Gojek yang menyediakan platform bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan untuk berpartisipasi dalam platform sharing economy. ADSvokat hadir memberikan platform bagi para mahasiswa agar bisa belajar, berpartisipasi dalam sharing economy. ADSvokat menawarkan peluang bagi para mahasiswa untuk pengembangan diri, meningkatkan kesadaran akan teknologi dan dunia digital, pilihan belajar hal-hal baru, dan mendapatkan uang saku dengan kisaran antara Rp. 300.000 hingga Rp. 500.000.

Seperti yang disinggung sebelumnya, ADSvokat berperan sebagai penghubung antara brand (ADSvertiser) dengan para mahasiswa atau pencinta brand (ADSvokator), melalui inovasi medium iklan Out-of Home (OOH) yang terintegrasi secara digital dan non-digital.

Daniel melihat banyaknya potensi kaum muda yang belum digali, terkait dengan penggunaan media digital. Menurutnya, banyak anak muda menggunakan media sosial untuk sekadar berinteraksi. Padahal, jika mau berusaha, mereka dapat memperoleh uang saku tambahan dari media sosialnya.

Di sisi lain, brand dapat terhubung secara langsung dengan anak muda yang bersedia menjadi brand ambassador-nya atau yang disebut sebagai ‘ADSvokator’, serta menilai langsung kinerja mereka. Penilaian dapat dilakukan berdasarkan performa yang dilakukan oleh setiap ADSvokator yang terdaftar di ADSvokat. Brand pun dapat memberikan rewards sesuai dengan performa atau poin yang diperoleh.

Platform ADSvokat menyediakan berbagai tantangan dalam bentuk brand campaign. Mahasiswa yang bersedia menjadi ADSvokator dari brand pilihannya, akan mengikuti beberapa tantangan seperti menempelkan stiker brand pada mobil, motor, helm, laptop hingga pakaian miliknya. Mereka juga akan diminta untuk melakukan selfie dan mengunggahnya di akun media sosial pribadi, layaknya seorang influencer atau selebgram. ADSvokat juga mereferensikan kode referal dan mengajak teman untuk menjadi ADSvokator.

“Jiwa dari ADSvokat adalah ekonomi berbagi tapi titik fokus ada pada kata partisipasi. Jaman sekarang, konsumen adalah bagian integral dari produk dan jasa, di mana konsumen menjadi bagian dari proses penjualan. Jika tidak mengajak konsumen untuk berpartisipasi dalam proses penjualan maka akan tertinggal,” kata Daniel Tumiwa.

ADSvokat menggunakan metode pengukuran efektivitas sebuah kampanye iklan brand melalui impression dan engagement. Impression sebagai parameter ukuran eksposur dari sebuah brand atau produk dihasilkan dari angka-angka yang ditunjukkan oleh checkpoint ADSvokator, jarak, durasi, dan rute perjalanan. Sedangkan engagement diukur melalui kode referal yang berhasil digunakan saat ADSvokator melakukan kegiatan.

Hingga saat ini, ADSvokat telah berkolaborasi dengan empat brand yaitu Clear, Tokopedia, BCA Sakuku, dan Telkomsel Loop. ADSvokat mengklaim selama 2 minggu terakhir, sudah ada 8000 stiker yang sudah diterima oleh mahasiswa. Sejumlah 4000 diantaranya sudah bergabung dalam ADSvokat dan 2000 mahasiswa sudah menjadi daily active users dari ADSvokat. Ke depannya, ADSvokat menargetkan jumlah pengguna aktif harian mencapai 60.000 orang dan berhasil menggaet 60 klien pengiklan.

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir