Broadcom Ajukan Penawaran US$105 Miliar Kepada Qualcomm


Broadcom Ajukan Penawaran US$105 Miliar Kepada Qualcomm

Pabrikan chip yang memiliki basis di Singapura, Broadcom tengah melakukan langkah agresif untuk mengakuisisi pabrikan chip lainnya yakni Qualcomm. Menurutu laporan Bloomberg, Broadcom mengajukan penawaran pembelian Qualcomm senilai US$105 miliar. Kepada publik, Qualcomm menyatakan sedang “mengevaluasi” penawaran tersebut, tapi menurut Bloomberg, Qualcomm sepertinya penawaran itu “tidak sesuai dengan nilai perusahaan”.

Qualcomm dikenal sebagai penguasa pasar prosesor smartphone kelas atas dengan lini chip Snapdragon yang digunakna oleh hampir seluruh smartphone Android unggulan saat ini. Kecuali Huawei yang memproduksi sendiri chip HiSilicon dan Samsung yang juga memproduksi sendiri chip Exynos (meski di pasar A.S. Samsung menggunakan prosesor Snapdragon di Galaxy S8, S8+, dan Note8).

Jika kesepakatan tercapai, maka akan membuat Broadcom sebagai pabrikan chip terbesar ketiga di belakang Intel dan Samsung.

Proses akuisisi juga harus melalui meja regulator persaingan usaha, tapi CEO Broadcom, Hock Tan, sepertinya sudah melakukan langkah awal. Sang CEO baru-baru ini mengunjungi Presiden A.S. Donald Trump dan melakukan pembicaraan resmi untuk memindahkan kantor pusat Broadcom dari Singapura ke A.S.

Sumber: Bloomberg

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir