Google Hentikan Pengembangan Allo, Fokus Pada Perpesanan RCS


Google Hentikan Pengembangan Allo, Fokus Pada Perpesanan RCS

Google mengubah strategi aplikasi perpesanan besutannya dengan “menghentikan sementara” pengembangan Allo yang telah berusia dua tahun dan memfokuskan sumber dayanya ke perpesanan Android Messages.

Aplikasi Android Message tidak bisa disebut baru, tapi Google berencana membangun sebuah sistem baru bernama “Chat” ke dalam aplikasi tersebut sehingga akan memiliki fitur perpesanan canggih mirip atau setara dengan aplikasi perpesanan modern lainnya. Beberapa fitur perpesanan canggih tersebut termasuk foto dan video beresolusi tinggi, nota baca, indikator mengetik, dan grup chat yang mudah dikelola.

“Chat” berbasiskan pada sebuah standar bernama “Universial for Rich Communication Services (RSC)” dan dibangun di atas SMS, artinya ia kompatibel dengan sistem SMS/MMS. RCS akan menggunakan nomor seluler Anda sebagai pengidentifikasi profil dan saat Anda mengirimkan pesan kepada seseorang yang tidak memiliki RCS, ia akan masuk sebagai SMS reguler.

Meski demikian, agar RCS bisa berjalan, Google membutuhkan kerjasama dari para operator seluler di seluruh dunia untuk mendukungnya dan menjual smartphone yang mendukung aplikasi tersebut. Per April 2018, terdapat 55 operator seluler, 11 OEM (termasuk ASUS, HTC, Huawei, LG, dan Samsung), dan 2 penyedia OS (Microsoft dan Google) yang mendukung RCS.

Penting untuk dicatat bahwa “Chat” merupakan layanan berbasiskan operator seluler, bukan layanan Google. Ia akan diaktifkan bagi sebagian besar pengguna dalam waktu dekat, tapi waktunya ditentukan oleh masing-masing operator seluler di beragam negara, Ada beberapa hal lain yang perlu dicatat:

  • Pesan “Chat” dikirimkan menggunakan paket data, bukan paket SMS.
  •  “Chat” tidak mendukung enkripsi sehingga tidak seaman iMessage maupun WhatsApp.

Mari berharap semoga Google kali ini berhasi dan mampu memperbaiki aplikasi perpesanan Android. Sebelumnya, Google telah mencoba beberapa kali dengan beberapa aplikasi seperti Google Talk, Google Voice, Google+ Huddles, dan Hangout. Beberapa di antaranya telah dihentikan atau dipaket ulang untuk segmen enterprise.

Sumber: The Verge via Android Central

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir