Pangsa Pasar BlackBerry Kini Resmi Berada di Nol Persen


Pangsa Pasar BlackBerry Kini Resmi Berada di Nol Persen

Pertama kali diberitakan pada 16 Februari 2017. Pembaruan berita kini memuat pernyataan resmi dari BlackBerry.

Menanggapi berita yang mengabarkan pangsa pasar smartphone BlackBerry di pasar global secara efektif bisa dibilang nol persen, BlackBerry menyampaikan pernyataan resminya sebagai berikut:

Melalui informasi yang telah beredar secara luas, kini BlackBerry memiliki strategi yang berfokus pada keunggulan dari perangkat lunak serta keamanan perusahaan dan perangkat lainnya. Sebagai bentuk perubahan yang signifikan menjadi sebuah bisnis perangkat lunak, BlackBerry melakukan penggeseran dari perangkat keras dan menerapkan model lisensi di mana para mitra bisnis kami mengembangkan perangkat keras dan mendistribusikan, serta memasarkan produk BlackBerry.

Kami sangat antusias dengan adanya smartphone BlackBerry terbaru ini yang akan segera diperkenalkan oleh para mitra kami yaitu, TCL, BB Merah Putih dan Optiemus.

Laporan baru dari Gartner menunjukkan bahwa 432 juta perangkat yang dikapalkan di Q4 2016, hanya ada 207.900 perangkat yang menggunakan BlackBerry OS. Jumlah tersebut menempatkan pangsa pasar BlackBerry di pasar global pada angka 0,0482 persen atau secara efektif bisa dibilang nol persen.

BlackBerry juga mengapalkan perangkat berbasiskan Android seperti Priv, DTEK50, dan DTEK60 yang tidak dimasukkan ke dalam hitungan karena tidak banyak berpengaruh terhadap angka tersebut. Pendapatan BlackBerry untuk hardware dan produk lainnya turun hanya menjadi US$ 62 juta di Q3 2017 dan para analis bahkan tidak menanyakan perangkat Andoridnya saat BlackBerry melaporkan pendapatan Q3 mereka.

Di sisi lain, smartphone yang menjalankan Google Android OS - kemungkinan dari merek selain BlackBerry – memiliki pangsa pasar terbesar yakni 81,7 persen. Perangkat Apple iOS barada di posisi kedua dengan porsi 17,9 persen.

Pangsa pasar Android tinggi karena sifatnya yang terbuka (open-source) sehingga menjadi sistem operasi pilihan bagi kebanyakan perangkat mobile di pasar negara berkembang.

Angka yang dilaporkan Gartner ini menegaskan bahwa smartphone BlackBerry yang pernah menjadi raksasa di pasar perangkat mobile kini telah mati.

Sebelumnya, BlackBerrry merupakan pemimpin tanpa tanding di antara para profesional visnis berkat keyboard fisik dan fitur keamanannya, tapi tidak mampu mengantisipasi dan beradaptasi dengan gelombang perangkat berlayar sentuh setelah iPhone diluncurkan.

Pada bulan lalu, Alex Thurber, SVP for global device sales, menyampaikan kepada Financial Post bahwa BB10 OS memiliki “pengikut setia di dunia perusahaan dan pemerintahan”, dan menambahkan bahwa BlackBerry tetap berkomitmen untuk mendukung dan berinvestasi di BB10.

Sumber: Gartner via ExtremeTech

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir