Perusahaan Asal Israel Tuntut Apple Atas Pelanggaran Paten Kamera Ganda


Perusahaan Asal Israel Tuntut Apple Atas Pelanggaran Paten Kamera Ganda

Perusahaan asal Israel, Corephotonics yang didirikan pada 2012 dan dipimpin oleh profesor Tel Aviv University, Dr. David Mendlovic, melayangkan tuntutan hukum kepada Apple dengan klaim bahwa iPhone 7 Plus dan 8 Plus melanggar empat patennya. Pada tuntutan hukum tersebut, Corephotonics mengatakan bahwa kedua perusahaan tidak mencapai kesepakatan lisensi meskipun ada “banyak kabar pemberi harapan” dan “umpan balik positif” dari Apple.

“Sebagai salah satu langkah pertamanya sebagai perusahaan, Corephotonics menghubungi Apple dengan harapan bisa menjalin kerjasama strategis. Corephotonics mendapatkan banyak kabar menggembirakan dan umpan balik positif dari Apple tentang teknologinya, tapi pihak Apple tidak pernah membeli lisensi teknologi Corephotonics.”

Corephotonics menambahkan bahwa kepala negosiator Apple mengatakan perlu “waktu bertahun-tahun dan jutaan dolar biaya yang dikeluarkan” hingga mencapai keputusan untuk memaksa Apple mengeluarkan uang untuk apapun.

“Bahkan, setelah satu upaya gagal saat negosiasi lisensi, kepala negosiator Apple mengungkapkan kekecewaannya dengan mengatakan kepada Dr. Mendlovic dan lainnya bahwa jika Apple melakukan pelanggaran paten, maka perlu waktu bertahun-tahun dan biaya hukum jutaan dolar sebelum bisa memaksa Apple membayar sesuatu.”

Keempat paten tersebut didaftarkan pada U.S Patent and Trademark Office antara November 2013 dan Juni 2016 dan berisi teknologi kamera dua lensa seperti zoom optikal dan lensa telefoto mini. Corphotonics mengklaim bahwa Apple meniru desain lensa telefoto, metode dan teknik untuk menggabungkan gambar dari lensa sudut lebar dan telefoto untuk meningkatkan kualitas gambar.

Apple iPhone 7 Plus diumumkan pada September 2016 atau setahun setelah Apple membeli perusahaan teknologi kamera asal Israel, LinX senilai US$20 juta. Diyakini bahwa Apple mengintegrasikan teknologi LinX pada kamera multi-aperture yang menggunakan beberapa sensor untuk menangkap gambar 2D dan 3D.

Sumber: MacRumors

 

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir