Qualcomm Tolak Tawaran Baru Broadcomm Senilai US$121 Miliar


Qualcomm Tolak Tawaran Baru Broadcomm Senilai US$121 Miliar

Qualcomm secara resmi menolak upaya akuisisi kedua oleh Broadcomm yang menawar pabrikan Snapdragon tersebut senilai US$121 miliar.

Qualcomm menyatakan penawaran terbaru Broadcomm yakni US$82 per lembar saham yang memiliki susunan US$60 per lembar dalam bentuk tunai dan US$22 per lembar dalam bentuk saham, “secara material merendahkan nilai” Qualcomm dan tidak sesuai dengan komitmen Qualcomm terhadap peraturan regulasi karena berisiko melanggar hukum anti-monopoli.

Meski demikian, Qualcomm telah “menawarkan untuk melakukan pertemuan dengan Broadcomm untuk membahas rendahnya nilai yang ditawarkan dan tentu saja tawaran akuisisi tersebut.”

Pada sebuah surat yang dipublikasikan bersama pernyataan tersebut, Qualcomm menginginkan Broadcom menjawab beberapa pertanyaan penting, yakni:

  • Berapa harga tertinggi sebenarnya yang bisa disiapkan untuk mengakuisisi Qualcomm? Apakah US$82 per lembar saham atau lebih tinggi?
  • Apakah Broadcomm bersedia mengambil langkah apapun yang diperlukan untuk memastikan penawaran transaksi tersebut berhasil?

Qualcomm sepertinya meragukan kesungguhan upaya pembelian oleh Broadcomm dengan menyatakan dalam surat bahwa “tidak diragukan lagi bahwa jika Qualcomm bersedia membahas kesepakatan merger dan, setelah melalui periode pemeriksaan oleh regulator tapi transaksi tidak berhasil, maka Qualcomm akan mengalami kerugian besar.”

Oleh karena itu, Qualcomm menginginkan agar Broadcomm benar-benar jelas dan spesifik tentang penawaran harganya, sehingga Qualcomm bisa “mengevaluasi dengan baik risikonya kepada para pemegang saham Qualcomm.”

Sumber: Qualcomm

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir