Qualcomm Tolak Tawaran Broadcomm


Qualcomm Tolak Tawaran Broadcomm

Penawaran tersebut bakal menjadi akuisisi terbesar di industri teknologi, tapi seperti tidak terjadi karena dewan direksi Qualcomm sepakat menolak tawaran Broadcomm senilai US$105 miliar untuk mengakuisisi Qualcomm.

Pada klausul akuisisi, para pemegang saham Qualcomm akan mendapatkan harga US$60 untuk saham Qualcomm dan US$10 saham Broadcomm. Harga tersebut merupakan penawaran premium 28% lebih tinggi dari harga saham Qualcomm pada 2 November.

Menurut pemberitaan, dewan direksi Qualcomm meyakini bahwa tawaran Broadcomm “terlalu rendah” dan memiliki “ketidakpastian regulasi”.

Steve Mollenkopf, CEO Qualcomm, mengatakan:

“Tidak ada perusahaan yang memiliki posisi lebih baik di sektor mobile, IoT, otomotif, edge computing dan jaringan di dalam industri semikonduktor. Kami yakin dengan kemampuan kami untuk menciptakan nilai tambah signifikan bagi pemegang saham karena kami terus bertumbuh pada segmen atraktif tersebut dan memimpin transisi ke 5G.”

Bisa jadi itu benar, tapi hanya jika Qualcomm berhasil menyelesaikan sengketa hukumnya dengan Apple dan jika Qualcomm bisa mempertahankan posisinya di pasar prosesor Android.

Sisi terangnya, Qualcomm sedang dalam proses mengakuisisi NXP Semiconductor, sebuah pemasok komponen elektornik besar di sektor otomotif. Akuisisi tersebut akan membuat Qualcomm menjadi yang terdepan di industri elektronik otomotif.

Menarik untuk menyimak apakah Broadcomm memutuskan untuk meningkatkan tawarannya, jika demikian, bagaimana respon Qualcomm.

Sumber: AnandtechThe Verge

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir