BenQ W11000 - Kepuasan Menonton

Kepuasan Menonton

Bagi Anda yang hobi menonton film di bioskop, mungkin sebagian besar merasakan bahwa tidak setiap hari dapat pergi ke bioskop karena kesibukan rutinitas sehari-hari atau alasan lainnya. Untuk mengakali hal tersebut, sebagian besar mengandalkan layanan streaming Video On Demang (VOD) via Hooq, Iflix, Netflix, dan sebagainya; atau mungkin ada yang menggunakan cara konvensional seperti pemutar Blu-ray. Namun, bagi Anda yang menginginkan pengalaman seru layaknya menonton di bioskop, cara tersebut kurang memuaskan jika tidak ditampilkan ke layar raksasa.

 Dengan demikian, untuk memenuhi kebutuhan Anda yang gemar menonton di layar lebar namun tetap dapat menikmatinya di rumah setiap saat, Benq menghadirkan proyektor W11000. Didapuk sebagai proyektor DLP beresolusi 4K Ultra HD yang memegang sertifikasi THX pertama di dunia, Benq W11000 telah melalui tidak kurang dari 200 pengujian performa demi memastikan proyektor tersebut menyajikan hasil proyeksi optimal.

Cara Benq W11000 menyajikan resolusi 4K adalah menggunakan chip DLP 4K UHD DMD 0,66 inci keluaran Texas Instruments; yang mana ketimbang mengusung resolusi 3.840 x 2.160 piksel, proyektor ini menggunakan resolusi natif 2.716 x 1.528 piksel, dengan micromirror berukuran 5,4 μm. Untuk menghadirkan proyeksi 4K UHD sebenarnya dari chipset tersebut, ramuan ajaibnya terletak pada integrasi teknologi XPR (eXpanded Pixel Resolution) yang memanfaatkan kecepatan perpindahan chip. Dengan kata lain, awalnya gambar terproyeksikan dalam waktu 1/120 detik, dan setelah perpindahan piksel yang sangat cepat via Precise Optical Actuator, gambar lainnya ditampilkan dalam waktu 1/120 detik berikutnya. Kedua gambar tersebut kemudian diproses dan digabungkan untuk memproyeksikan gambar 3.840 x 2.160 piksel dalam waktu 1/60 detik.

Selain itu, Benq menekankan dengan mengadopsi solusi 1 chip, proyektor W11000 tidak memiliki masalah dengan kesejajaran piksel yang dimiliki oleh proyektor dengan banyak chip. Meski demikian, W11000 menggunakan roda warna RGBRGB 6 segmen, dan memiliki rasio kontras dinamis 50.000:1.

Dari sisi optik, Benq W11000 menggunakan jajaran lensa 14 elemen yang terdiri dari 6 grup untuk meningkatkan penetrasi cahaya yang secara otomatis berpengaruh pada kualitas performa gambar. Proyeksi gambar dengan detil tajam dapat ditampilkan dengan sistem True Zoom yang secara otomatis mengatur zoom ratio berdasarkan pengaturan fokus. Anda juga dapat mengatur posisi lensa (lens shift) dengan mudah via tuas yang ada di bodi proyektor. Jika ingin menghilangkan letterbox bar ketika menikmati konten dengan rasio aspek 2.35:1, Anda dapat memasang lensa anamorphic yang dijual secara terpisah.

Proyektor yang berbobot 14,8 kilogram tersebut ditanamkan prosesor gambar CinemaMaster eksklusif dari Benq guna meningkatkan ketajaman dan resolusi gerak. Tidak ketinggalan pula sistem algoritma DCTI (Digital Color Transient Improvement) dan DLTI (Digital Luminance Transient Improvement) yang bermanfaat untuk meningkatkan kecerahan warna dan mengurangi gangguan noise. Sebagai proyektor DLP beresolusi 4K Ultra HD bersetifikasi THX pertama di dunia, tentu saja W11000 memiliki mode kalibrasi THX demi akurasi rentang warna Rec.709. Selain itu, proyektor yang berbekal kecerahan 2.200 lumen tersebut juga memiliki sistem kalibrasi ISFccc terintegrasi. Dari segi konektivitas, W11000 memiliki dua port HDMI, yang mana salah satunya mendukung HDMI 2.0 untuk 4K/60p dan HDCP 2.2 serta upscaling 4K. Proyektor ini juga memiliki koneksi D-Sub dan port LAN.

 Kami memutar film “Teenage Mutant Ninja Turtles: Out of the Shadows” beresolusi 4K untuk menguji performa W11000. Meski memproyeksikan gambar besar (100 inci), proyektor ini tetap menampilkan gambar halus. Kami dapat melihat setiap detil pada film tersebut meski di area gelap tanpa mengorbankan ketajaman. Dengan fungsi Dynamic Iris, proyektor tersebut berhasil menampilkan warna hitam pekat serta warna putih yang cerah - sangat mengagumkan ketika menampilkan adegan malam ditambah gedung dengan jendela menyala. Kami pun tidak melihat konten blur ketika film sedang menampilkan subyek bergerak cepat. Gangguan rainbow effect, yang menjadi momok utama pada proyektor DLP, tidak tampak pada proyektor Benq W11000.

Lewat proyektor W11000, Benq berhasil menghadirkan hiburan bagi Anda yang mengedepankan kualitas gambar berkat hadirnya resolusi 4K serta sertifikasi THX. Ditambah dengan aneka fitur menyempurna warna gambar seperti DCTI dan DLTI, W11000 sangat unggul menampilkan kualitas proyeksi untuk segala jenis film yang ditonton.