Dell EMC Canalys Channel Forum APAC 2018: Solusi Lengkap Transformasi Digital


Solusi Menyeluruh

Canalys Channels Forum 2018 untuk wilayah Asia Pasifik yang digelar pada 4-6 Desember di Hong Kong dimanfaatkan oleh Dell EMC untuk memaparkan tren, tantangan, serta peluang transformasi TI dan digital yang dihadapi kalangan bisnis dan distibutor guna memberikan pengalaman menyeluruh terbaik bagi konsumen.

Dmitri Chen, COO & Vice President Specialty Sales, APJ, Dell EMC, membuka keynote dengan pernyataan yang seringkali diungkapkan oleh pajabat Dell EMC bahwa saat ini adalah waktu yang sangat menarik untuk berbisnis. “Terutama di ranah teknologi karena hubungan teknologi dan bisnis belum pernah sedekat ini sebelumnya,” kata Dmitri Chen.

Meski demikian, muncul banyak kerisauan di kalangan perusahaan tentang masa depan industri yang dianggap tidak jelas arahnya dalam tiga tahun mendatang. “Sekitar setengah dari eksekutif pursahaan yang kami survei merisaukan kelangsungan perusahaannya di dalam industri,” ungkap Dmitri Chen yang mengutip hasil survei Dell EMC terhadap sekitar 4000 eksekutif perusahaan di beragam tipe industri. Ia menambahkan, hampir 80% dari mereka mengungkapkan kerisauan terhadap banyaknya pesaing non-tradisional atau disruption di industri mereka.

Tekanan yang dihadapi perusahaan kini kian meningkat untuk menekan biaya, meningkatkan inovasi bisnis, menghadirkan sesuatu yang baru dan harus dilakukan secepat mungkin. Dell EMC mengamati bahwa ada empat tren perbincangan di kalangan perusahaan yakni strategi transformasi digital dan TI untuk menekan mendorong efisiensi operasional, kemudian transformasi cara karyawan bekerja untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing, lalu yang terakhir adalah transformasi keamanan agar mampu menghadapi ancaman keamanan cyber yang kian meningkat.

Maka dari itu, Dmitri Chen mengungkapkan, Dell Technologies memiliki jajaran perusahaan dengan lini bisnis berbeda yang menawarkan solusi bagi beragam upaya transformasi TI dan digital. Di antara 4000 eksekutif perusahaan pada survei di atas, hanya 6% yang telah menjalankan transformasi digital dengan percaya diri dalam operasional bisnis. Artinya, di satu sisi banyak perusahaan yang tengah menuju transformasi digital dan di sisi lainnya banyak perusahaan yang belum memulainya. “Sebagian besar perusahaan sedang mengalami tekanan besar untuk menghadapi transformasi TI dan digital,” ungkap Dmitri Chen.

Menurut studi yang dilakukan oleh Forrester, walaupun produk, layanan, dan model pengiriman teknologi telah berubah secara siginifikan pada 35 tahun terakhir, tapi proses pembelian konsumen tidak banyak berubah. Maka dari itu, para perusahaan distributor TI berisiko mengalami kegagalan jika tidak mengembangkan proses pemasaran dan penjualan B2B untuk meliputi eksekutif Line of Business (LOB).

Dmitri menyatakan bahwa sebagian besar perusahaan saat ini ingin melakukan perampingan jumlah vendor dan pemasok produk TI atau melakukan konvergensi dan menggandeng rekanan strategis yang jumlahnya tidak banyak tapi bisa memahami bisnis mereka. Perlu ada diskusi yang nyaman tentang model solusi TI biasanya hingga Line of Business untuk mencapai tujuan bisnis dengan solusi end-to-end atau menyeluruh. Dengan kata lain, mulai beralih dari paradigma mengkontruksi dan membangun TI menjadi lebih sebagai model berbasis konsumsi misalnya membayar yang digunakan.

Dell Technologies memiliki pondasi yang dibangun untuk menawarkan portfolio produk yang komprehensif bagi perusahaan yang ingin melakukan transformasi digital. Di lapisan infrastruktur Dell EMC menawarkan datacenter dan kemampuan manajemen multi-cloud, hingga menajemen perangkat pengguna. Tersedia pengalaman cloud publik untuk aplikasi misi kritikal dengan Virtustream, pengembangan aplikasi dan analisis dengan Pivotal, serta produk keamanan melalui RSA dan SecureWorks. Seluruh solusi yang ditawarkan Dell Technologies tersebut memungkinkan rekanan distributor maupun System Integrator (SI) untuk memberikan penglaman menyeluruh kepada para perusahaan yang menjadi konsumennya.

Momentum Pertumbuhan Bisnis

Berbekal solusi unit bisnis yang lengkap, Dell Technologies mengklaim mengalami pertumbuhan bisnis yang positif. “Bisnis Dell Technologies mendapatkan momentum yang kuat. Secara global, pendapatan Dell Technologies bertumbuh 17% dibandingkan dengan tahun lalu,” ungkap Tian Beng Ng, Senior Vice President & General Manager of Channels APJ, Dell EMC.

Ia menambahkan bahwa Dell Technologies memiliki pertumbuhan pangsa pasar tertinggi di antara vendor media penyimpanan. Ia mengklaim Dell Technologies mengungguli pertumbuhan pasar PC, mencatatkan pertumbuhan tertinggi unit pengapalan produk. Di sisi distributor pun Dell Technologies mendapatkan momentum kuat dengan pertumbuhan dua digit dan mendapatkan banyak konsumen baru.

Tian Beng Ng mengungkapkan bahwa wilayah Asia Pacific & Japan (APJ) mampu tumbuh lebih cepat daripada momentum global dan mencapai pertumbuhan tertinggi dari tahun ke tahun di APJ baik di server maupun media penyimpanan. Meski demikian, pertumbuhan momentum tersebut dirasakan pula di wilayah pasar lainnya. Untuk negara, Jepang merupakan pasar di wilayah APJ yang memberikan kontribusi besar. Kemudian pasar lainnnya dengan pertumbuhan tinggi bagi Dell Technologies adalah Australia dan New Zealand (ANZ).