Performa Baru - Huawei P8

Huawei P8

 

Hanya setebal 6,4 mm, smartphone unggulan terbaru Huawei, P8 (Huawei menghilangkan nama Ascend), menjadi salah satu smartphone tertipis saat ini. Dibandingkan dengan P7 yang diluncurkan tahun lalu, P8 berbentuk agak lebih persegi, serta tidak ada lagi tepian bawah melengkung seperti pada P7. Di bagian depan smartphone ini, terdapat bezel tipis yang memungkinkan Huawei terlihat lebih rapi dengan layar Full HD berukuran 5,2 inci, dan sebenarnya P8 merupakan salah satu yang memiliki perbandingan screen-to-body terbaik pada 78,3 persen. Desainnya yang persegi juga diikuti oleh bentuk tombol daya yang terdapat di sisi sebelah kanan. Di sini, Anda dapat melihat tombol volume, slot kartu nano SIM, dan slot kartu microSD (yang dapat berfungsi pula sebagai slot kartu nano SIM kedua).

Di bagian bawah smartphone tersebut, Anda akan melihat port micro USB dan dua buah speaker. Huawei telah menyempurnakan kualitas audio P8 dengan Hi6402 DSP demi kualitas suara lebih unggul.


P8 dipersenjatai dengan layar LCD IPS 1.920 x 1.080 piksel 5,2 inci (424 ppi), yang sebenarnya memiliki kerapatan piksel lebih rendah dibandingkan dengan layar 5 inci pada P7 (445 ppi). Meski demikian, kualitas gambar masih terlihat tajam, dengan warna cerah serta sudut pandang sangat bagus. Performa kontras terlihat tidak terlalu bagus dengan tingkat kehitaman tidak terlalu pekat, terlihat agak sedikit kebiruan saat di ruangan gelap, namun masalah tersebut lumrah terjadi pada layar LCD.

P8 berjalan di atas sistem operasi Android 5.0 Lollipop dengan antarmuka Huawei EMUI 3.1. Seperti kebanyakan smartphone asal Tiongkok, antarmuka tersebut tidak menyediakan drawer aplikasi di Home Screen, mirip dengan iOS.

 

 

Hal yang paling menarik tentang P8 adalah banyaknya fitur spesifik yang ditawarkan. Contoh, smartphone ini memiliki dialer internasional otomatis yang mengurangi kesulitan akan mengingat kode negara. Tersedia pula “Loud Mode” yang sangat berguna melakukan percakapan di area bising. Salah satu fitur yang menjadi favorit kami adalah Knuckle Sense. Huawei mengklaim mereka telah mengembangkan sistem input baru yang mendeteksi perbedaan antara jari dan ruas jari, sehingga terdapat fungsi dan jalan pintas input baru. Contoh, ketuk layar dengan ruas jari dua kali untuk mengambil screenshot, atau menggambar persegi menggunakan ruas jari untuk memotong gambar. Fungsi ini terdengar memang terdengar aneh. Anda tidak dapat melakukannya menggunakan satu tangan. Fitur tersebut berfungsi ketika kami menggunakan ruas jari ibu jari atau jari tengah, namun tidak berfungsi ketika kami menggunakan jari telunjuk, dan terkadang P8 mendeteksi ruas jari ketika kami sebenarnya menggunakan jari, sehingga melakukan pengambilan screenshot tidak sengaja.

P8 ditenagai oleh prosesor octa core HiSilicon Kirin 930 yang diklaim Huawei menyajikan 80 persen lebih cepat dibandingkan Kirin 910 pada P7. Anehnya, Huawei menggunakan GPU ARM Mali-T628, yang dirilis pada tahun 2012 lalu. Sayangnya, pada uji benchmark yang kami lakukan, P8 sedikit mengecewakan, dan hanya memiliki skor sekitar 50 persen dari skor HTC One M9. Baterainya juga kurang bertahan lama, hanya bertahan tujuh setengah jam pada pemutaran video berulang-ulang.

P8 dilengkapi dengan kamera belakang 13 megapiksel yang hadir bersama aneka teknologi inovatif. Pertama adalah P8 memiliki image stabilization terbaik di kelasnya. Selanjutnya adalah P8 memiliki sensor gambar pertama di dunia dengan RGBW empat warna yang diklaim Huawei mampu memotret jajaran warna lebih akurat dibandingkan dengan sensor RGB. Terakhir, P8 dilengkapi dengan prosesor gambar sekelas DSLR, yang berfungsi untuk meningkatkan pengenalan skema otomatis, menghadirkan warna lebih alami dan tingkat eksposur lebih seimbang.

Kualitas foto menghasilkan reproduksi warna cukup bagus, dan berkat optical image stabilization, hasil foto juga terlihat tajam. Di bawah pencahayaan cukup, kamera bekerja dengan baik namun menampilkan gangguan noise saat berada di kondisi cahaya kurang idel.

Dengan harga Rp. 7 juta, Huawei P8 bisa dibilang smartphone unggulan terjangkau. Dengan harga tersebut Anda mendapatkan desain bodi premium dengan layar Full HD tajam dan performa kamera baik. Namun, jika Anda seseorang yang gemar bermain game berat di smartphone mungkin akan memilih yang lain.

 

Spesifikasi Huawei P8
OS Android 5.0 Lollipop
Prosesor          

irin 930 octa core (Quad-core 2 GHz Cortex-A53 & quad-core 1.5 GHz Cortex- A53)

Layar LCD IPS 1,920 x 1.080 piksel 5,2 inci.
Harga Rp. 7.000.000
Rating 7,0 Dari 10,0