Ulasan Canon EOS 200D: Cocok untuk Pemula

Ulasan Canon EOS 200D: Cocok untuk Pemula

Masuk ke dalam entry level, Canon EOS 200D memiliki bodi yang relatif kecil dan ringan. Meski demikian, kamera DSLR ini mengantungi aneka fitur andal seperti Dual Pixel CMOS AF, sensor gambar CMOS APS-C beresolusi 24,2 megapiksel, prosesor gambar DIGIC 7, continuous shooting 5 fps, dan lain-lain.

Berukuran hanya 122,4 x 92,6 x 69,8 mm dan bobot 406 gram, desain EOS 200D dibuat nyaman di genggaman tangan dengan grip agak lebih menonjol dan berlapis material kulit sintetis. Selain menghadirkan kenyamanan, lapisan material tersebut juga menjadikan kamera ini terlihat berkelas. Unit pengujian yang kami terima berwarna putih. Namun, kamera ini tidak mudah kotor terkena tangan berkeringat maupun debu.

Fitur yang tidak kalah penting adalah bahwa EOS 200D juga dilengkapi dengan layar LCD sentuh yang memiliki engsel fleksibel sehingga memungkinkan Anda memotret hampir dari segala sudut dengan mudah. Meski bersifat memantulkan cahaya, konten pada layar tersebut masih dapat terlihat di penerangan sinar matahari terik. Layar ini dilengkapi dengan antarmuka yang mudah diakses ditambah dengan menu ‘How to’ yang membantu Anda menelusuri aneka fungsi pada kamera dan mendapat panduan tip mengkreasi foto terbaik.

Aneka tombol pada bodi EOS 200D dibuat sangat ergonomis sehingga kami dapat mengaksesnya hanya menggunakan satu tangan. Dan setelah beberapa lama menggunakannya, bahkan kami dapat mengakses aneka tombol tersebut ketika sedang melakukan pembidikan lewat viewfinder.

Canon EOS 200D mereproduksi warna hasil foto format JPG dengan saturasi dan kontras tinggi tetapi tidak berlebihan. Detil yang dihasilkan terlihat tajam. Hal ini menunjukkan lensa kit Canon EF-S 18-55mm f/4.0-5.6 IS STM memiliki kualitas bagus. Kami berharap poin AF yang dimiliki EOS 200D memiliki lebih dari 9 titik sehingga lebih mudah menentukan fokus ketika menggunakan mode continuous shooting dengan subyek yang bergerak cepat.

Terlepas dari jumlah poin AF, EOS 200D memiliki performa otofokus cepat dan akurat dalam kondisi siang atau malam. Selain itu, pada ISO1600 pun kamera tersebut mampu menghasilkan foto yang masih layak cetak.

Dilengkapi menu ‘How to’, Canon EOS 200D memang pantas menjadi kamera DSLR untuk pemula. Jika memiliki niat untuk membeli kamera DSLR pertama, kamera ini tidak boleh luput dari daftar yang Anda buat.