Ulasan Proyektor Epson EH-LS100: Warna Alami dan Detil Tajam

Ulasan Proyektor Epson EH-LS100: Warna Alami dan Detil Tajam

Mengusung konfigurasi lensa Ultra Short Throw (UST), Epson EH-LS100 adalah proyektor home theater yang cocok untuk ditempatkan di dalam ruangan tidak terlalu besar. Oleh karena itu, proyektor yang berteknologi 3LCD ini mampu menampilkan hasil proyeksi sebesar 70 hingga 130 inci dengan jarak cukup dekat dari layar.

Tujuan lain LS100 mendukung lensa UST adalah meminimalisir repotnya melakukan instalasi proyektor home theater yang umumnya diletakkan di langit-langit rumah. Anda tidak perlu repot-repot menggunakan kabel HDMI atau kabel lainnya yang berukuran lebih panjang. LS100 cukup menggunakan kabel HDMI berukuran panjang standar ke sumber konten (pada pengujian ini LS100 dihubungkan ke pemutar Blu-ray) dan menghubungkan kabel daya proyektor ke colokan listrik yang secara umum ada di tembok tanpa kabel ekstensi.

Sumber cahaya pada proyektor LS100 adalah laser. Menurut Epson, sumber cahaya tersebut lebih mampu menampilkan warna pekat dibandingkan dengan sumber cahaya konvensional. Selain itu, sumber cahaya laser juga tidak memerlukan waktu lama untuk mencapai kecerahan optimal ketika proyektor pertama kali diaktifkan. Untuk mengurangi suhu tinggi akibat sifat cahaya laser yang mengeluarkan hawa panas, LS100 dilengkapi dengan dua sistem pendingin yaitu kipas dan pendingin berbentuk gel. Selain itu, komponen di dalam proyektor juga dibuat menggunakan bahan anorganik yang lebih tahan terhadap hawa panas.

Proyektor yang beresolusi 1.920 x 1.200 piksel (WUXGA) ini dilengkapi dengan aneka macam konektivitas termasuk 3 port HDMI sehingga Anda dapat menghubungkan proyektor dari 3 perangkat berbeda. Anda dapat menikmati proyeksi langsung dari perangkat berbasis sistem operasi Android maupun iOS secara nirkabel melalui aplikasi iProjection. Namun, Anda harus menggunakan Wireless LAN Adapter ELPAP10 yang dijual terpisah untuk menikmati fitur nirkabel tersebut.

Kami menguji proyektor LS100 dengan memutar film ‘Stronger’ yang dirilis tahun 2017. Dengan kecerahan hingga 4.000 lumen, proyektor ini menampilkan proyeksi sangat terang meski di dalam ruangan berlampu. Menurut kami, mode gambar Dynamic terlalu terang jika kondisi ruangan gelap. Warna kulit terlihat sangat natural ketika mode gambar diubah ke mode Cinema. Detil yang dihasilkan sangat tajam. Kami sarankan agar Anda tidak terlalu meningkatkan pengaturan Sharpness karena tampilan pada layar akan terlihat banyak gangguan noise. Memiliki rasio kontras 2.500.000:1, Epson EH-LS100 menyodorkan warna hitam yang cukup pekat ketika memutar cuplikan film ‘Wonder’ (2017). Adegan cepat juga dapat ditangani dengan cukup baik karena kami tidak melihat gangguan judder yang berarti selama pemutaran film.

Sebagai proyektor home theater UST Full HD pertama dari Epson, EH-LS100 memiliki aneka fitur untuk menjadikan pengalaman menonton film lebih baik. Berkecerahan tinggi, proyektor ini tidak memiliki masalah jika Anda meletakannya di ruangan keluarga dan tidak usah repot-repot menutup jendela ketika ingin menggunakannya.