Western Digital My Cloud Mirror 4 TB - Aman dan Tetap Kencang

Western Digital My Cloud Mirror 4 TB - Aman dan Tetap Kencang

Perangkat Network-Attached Storage (NAS) konsumen kini tidak hanya menyediakan fungsi berbagi file di jaringan rumahan tapi juga mengaksesnya dari manapun via internet. Western Digital (WD) menyambutnya dengan lini perangkat penyimpanan NAS My Cloud sebagai tawaran solusi. Guna meningkatkan keamanan data perangkat penyimpanan cloud personal ini, WD menghadirkan My Cloud Mirror yang dilengkapi dengan dua baki hard disk dalam konfigurasi RAID 1 (mirroring).

Perangkat NAS yang dituntut bekerja tanpa henti mensyaratkan perangkat hard disk khusus sehingga WD membekalinya dengan dua hard disk Red berkapasitas masing-masing 2 TB. Dikonfigurasikan dalam RAID 1 secara default maka kapasitas penyimpananyang tersedia hanya 2 TB bukan 4 TB karena data dibagi di kedua hard disk. Dengan demikian, jika salah satu hard disk mengalami kerusakan maka Anda tetap bisa mengakses data di hard disk kedua. My Cloud Mirror tetap menyediakan opsi RAID 0 untuk performa baca dan tulis dan kapasitas penyimpanan lebih tinggi, namun potensi kehilangan data jika salah satu hard disk mengalami kendala menjadi lebih besar.

Untuk menjalankan tugasnya, WD melengkapi My Cloud Mirror dengan prosesor dual-core Mavell Armada 385 1,33 GHz dan memori RAM 512 MB. My Cloud Mirror menyediakan dua port USB 3.0 untuk menghubungkan perangkat penyimpanan eksternal dan satu port Gigabit Ethernet RJ45. Rongga tombol reset dan pengaman kunci Kensington juga tersedia di bagian belakang. Kedua hard disk WD Red bisa diakses dengan mudah setelah membuka penutup atas tanpa perlu membuka batu satupun. Tidak ada monitor LCD di bagian muka My Cloud Mirror yang menyajikan warna putih mengkilap dengan aksen abu-abu di area LED indikator status.

Pengaturan seting My Cloud Mirror dilakukan via antarmuka web yang disajikan dengan desain menarik dan mudah dijelajahi. Anda bisa mengakses fungsi berbagi file di jaringan lokal seperti server DLNA dan iTunes untuk streaming file multimedia, backup file secara internal maupun eksternal melalui perangkat USB, dan server FTP. Tersedia pula aplikasi yang menyediakan fungsi tambahan seperti download HTTP, FTP, P2P, hingga Dropbox. Fungsi paling menarik tentunya adalah Cloud Access yang memungkinkan Anda mengakses file dari manapun via internet menggunakan PC maupun perangkat mobile.

Pengujian My Cloud Mirror dilakukan menggunakan Intel NAS Performance Toolkit pada RAID 1.My Cloud Mirror mencatatkan kecepatan pemutaran dan perekaman video HD berturut-turut 99,3 MB/detik dan 106,6 MB/detik, sedangkan tugas pembuatan konten dan produktivitas kantoran berturut-turut mencapai 83 MB/detik dan 46,9 MB/detik. Sementara itu, penyalinan file ke dan dari NAS berturut-turut berjalan 110,7 MB/detik dan 94,5 MB/detik, sedangkan penyalinan direktori ke dan dari NAS berturut-turut 12,9 MB/detik dan 21,4 MB/detik. Singkatnya, My Cloud Mirror menjalankan tugasnya dengan gesit meskipun dalam konfigurasi RAID 1. Pengujian RAID 0 memang mencatatkan kecepatan lebih cepat namun tidak signifikan sehingga kami tidak menyarankannya.

Secara keseluruhan, WD My Cloud Mirror 4 TB merupakan perangkat NAS rumahan yang mumpuni dan sekaligus menjadi perangkat penyimpanan cloud personal berkapasitas tinggi sebagai perangkat backup Anda.