FSP Umumkan Lini Produk Baru di Indonesia


FSP Umumkan Lini Produk Baru di Indonesia

Lini PSU lengkap

Di lini PSU, FSP menghadirkan produk baru untuk tiap tingkatan segmen pengguna mulai dari kelas pemula hingga kelas atas. Di kelas pemula, FSP menawarkan HEXA 85+, sebuah PSU modular dengan sertifikasi efisiensi 80 Plus Bronze serta ditawarkan dalam pilihan kapasitas daya 350/450/550/650 Watt. HEXA 85+ menambah varian pilihan PSU kelas pemula tawaran FSP di tanah air setelah menghadirkan HEXA+ 400/500 Watt yang populer di Indonesia mengingat harganya yang terjangkau.

Di segmen mainstream atau kelas menengah, FSP menawarkan dua PSU yakni Hydro GE 450/550/650 Watt dan RAIDER II 450/550/650/750 Watt berturut-turut memiliki sertifikasi efisiensi 80 Plus Gold dan 80 Plus Silver.

Ditujukan bagi segmen kelas atas adalah Hydro Platinum 550/650/750 Watt dan Mini Redundant 500 Watt dengan sertifikasi efisiensi 80 Plus Gold. Mini Redundant merupakan PSU berfaktor bentuk ATX namun berisi dua buah PSU mini sehingga saat terjadi kerusakan pada salah satu PSU maka SPU yang lain langsung menggantikan. PSU Mini Redundant cocok digunakan untuk server, workstation atau enthusiast gaming yang tidak ingin mengalami downtime.

FSP juga memperkenalkan PSU seri Hydro G yang diperuntukkan bagi pengguna PC enthusiast dan gamer kelas atas. PSU seri Hydro G ini menyediakan pilihan kapasitas daya 650/750/850 Watt dengan sertifikasi efisiensi 80 Plus Gold. PSU seri Hydro G merupakan PSU modular dan dilengkapi dengan label logo di bagian sisi yang bisa dilepas-pasang sesuai selera. PSU seri Hydro G dilengkapi dengan kipas pendingin yang hanya beroperasi pada beban 30% dan tidak berputar saat beban 20%.

 

FSP memperkenalkan pula Dagger, sebuah PSU modular berfaktor bentuk mungil (SFX) yang disiapkan untuk PC dengan casing mini ITX dan micro ATX. FSP menawarkan Dagger dalam varian kapasitas 500 Watt dan 600 Watt serta efisiensi 80 Plus Gold. Dagger dilengkapi dengan sebuah kipas 80 mm dengan desain dual ball bearing. FSP mengklaim, Dagger merupakan pilihan terbaik untuk membangun sistem PC berukuran kecil yang mendukung virtual reality (VR).

Casing gaming CMT210

Selaiin PSU, FSP juga memperkenalkan casing gaming mainstream melalui CMT210 yang mendukung sistem pendingin cair 360 mm di bagian depan. CMT210 menyediakan dua port USB 3.0 dan satu port USB 2.0 di bagian depan dan mendukung kartu grafis kelas atas hingga ukuran 260 mm. Casing ATX mid-tower ini menyediakan tiga bay hard disk 3,5 inci dan dua bay SSD.

Heatsink CPU

Periferal lainnya yang ditawarkan FSP adalah heatsink CPU AC401 untuk prosesor Intel maupun AMD. Heatsink dengan satu kipas PWM 120 mm ini dilengkapi dengan empat heatpipe tembaga yang menempel langsung pada CPU. Kecepatan kipas memiliki rentang antara 1000 – 1600 RPM dan aliran udara 95 CFM serta tingkat bising 36 dBA (maks.)

Produk heatsink CPU lainnya hadir melalui AC601 yang disiapkan pula untuk prosesor Intel dan AMD. Heatsink aluminium dengan plating hitam dilengkapi dengan enam heatpipe tembaga yang menempel langsung pada CPU. Seperti AC401, AC601 memiliki rentang kecepatan kipas 1000 -1600 RPM dan aliran udara 95 CFM serta tingkat bising 36 dBA.

Energi Cadangan

FSP juga menghadirkan solusi sistem penyimpanan energi (ESS-Energy Storage System) terbaru yakni Battmate. Peranti baterai ini menawarkan dua input yakni AC dan photovoltaic (PV) atau panel surya, sistem pendingin tanpa kipas dan desain portabel. Battmate diklaim sebagai solusi sumber daya listrik alternatif yang ramah lingkungan karena bisa diisi ulang menggunakan panel surya.

Battmate dilengkapi dengan baterai lead-acid yang memiliki harga lebih murah dibandingkan dengan baterai lithium-ion. Tersedia beragam pilihan kapasitas baterai, namun untuk baterai Lead-acid 24 Volt 65 Ah, Battmate mampu menjalankan peranti listrik dengan daya 300 Watt selama 4 jam atau 240 menit.

Semua Kategori Berita