Ini Alasan Mengapa Tidak Banyak Notebook Sediakan USB Type-C


Ini Alasan Mengapa Tidak Banyak Notebook Sediakan USB Type-C

 

USB Type-C telah digadang-gadangkan sebagai konektor masa depan. Hadir bersamaan dengan spesifikasi baru USB 3.1, konektor USB Type-C mampu menyalurkan data, video dan bahkan daya listrik menggunakan satu koneksi kabel.

Meski demikian, hingga kini, hanya sedikit notebook yang telah mengadopsi konektor baru itu.

Pemberitaan dari Taiwan mengungkapkan alasannya. Dikutio dari Digitimes, ada dua alasan utama mengapa pabrikan notebook masih meragunkan konektor baru tersebut.

Alalasan pertama adalah meningkatkan ganggunan listrik dan panas akibat dari kemampuan konektor menghantarkan daya listrik lebih besar.

Alasan kedua adalah meningkatnya biaya karena membutuhkan chip amplifier tambahan, chip reciever dan kabel transmisi khusus.

Beragam narasumber menyatakan bahwa antarmuka USB Type-C memiliki dua masalah yang menghalanginya menjadi teknologi mainstream di pasar notebook. Pertama, antarmuka tersebut mendukung arus listrik lebih besar dibandingkan dengan generasi sebelumnya dan bisa menyebabkan gangguan serta masalah pelepasan panas saat digunakan secara bersamaan.

Kedua adalah USB Type-C mendukung transmisi data kecepatan tinggi, tapi untuk meraih kecepatan maksimum, konektor ini membutuhkan chip amplifier, receiver dan kabel transmisi berspesfikasi khusus yang meningkatkan ongkos produksi secara signifikan.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa kecil kemungkinannya bagi USB Type-C untuk menjadi fitur umum, paling tidak hingga 2017.

Sumber: Digitimes

Semua Kategori Berita