Regulasi Baru IATA Anggap Baterai Lithium Sebagai Barang Berbahaya


Regulasi Baru IATA Anggap Baterai Lithium Sebagai Barang Berbahaya

Efektif mulai 1 Januari 2014, regulasi baru terkait dengan baterai lithium oleh IATA (International Air Transport Association) mulai diberlakukan. Beberapa baterai lithium atau kombinasi dari baterai tidak bisa dikirim via pesawat terbang karena dianggap “barang berbahaya”. Untuk mencegah ketidaknyamanan (dan kekecewaan), baca spesifikasi perangkat dengan teliti sebelum membelinya.

Secara umum, baterai lithium-ion pada laptop, kamera, ponsel, dan sebagainya akan dibatasi hanya satu baterai (di dalam produk), dan satu baterai cadangan. Bagaimanapun, Anda mesti mengecek ulang hal-hal berikut.

Baterai di bawah ini TIDAK BISA masuk pesawat terbang:

Baterai lithium-ion dengan

  • lebih dari 2,7 Wh dan kurang dari 100 Wh per baterai dan lebih dari dua baterai per kotak, ATAU
  • lebih dari 2,7 Wh dan kurang dari 100 Wh per baterai dan lebih dari 8 cell per paket

Baterai metal lithium dengan

  • lebih dari 0,3 gram lithium dan kurang dari 1 gram lithium per baterai dan lebih dari dua baterai per kotak, ATAU
  • lebih dari 0,3 gram lithium dan kurang dari 1 gram lithium per baterai dan tidak lebih dari 8 cell per kotak.

Untuk menghitung Wh:

mAh/1000 x V (volts)

di mana mAh = milliamps, dan V = volts.

Untuk daftar lengkap regulasi untuk baterai lithium, klik di sini.

Semua Kategori Berita