Apple iPhone XS dan XS Max Hadir Dengan Layar Besar Memikat


Apple iPhone XS dan XS Max Hadir Dengan Layar Besar Memikat

Di acara peluncuran media di Steve Jobs Theater, Apple Park hari ini (13/9), Apple mengumumkan iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR. Seperti yang telah dibocorkan dalam beberapa minggu terakhir, iPhone 2018 menawarkan prosesor lebih kencang, peningkatan kamera, kapasitas media penyimpanan hingga 512 GB, dan varian warna baru.

Meskipun ketiganya merupakan iPhone seri X, tapi smartphone super-unggulan terbarunya adalah iPhone XS Max yang mengusung layar OLED edge-to-edge 6,5-inci dengan notch (poni) di bagian atas layar yang berisi kamera depan dan teknologi Face ID yang pertama muncul di iPhone X 2017. Layar ‘Super Retina” 6,5-inci memiliki resolusi 2688 x 1242 piksel (458 ppi) dan rasio kontras 1 juta:1, serta mendukung rentang warna lebar untuk menampilkan konten Dolby Vision dan HDR10. iPhone XS Max juga mengusung True Tone, 3D Touch, dan kini lapisan sensor sentuh 120 Hz untuk performa scrolling lebih lembut. Selain itu, iPhone XS Max menyajikan material stainless steel di bagian samping dan material kaca di belakang untuk memfasilitasi fitur wireless charging, dan tentu saja rating IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.

Di sisi lain, iPhone XS, secara umum, merupakan versi lebih kecil dari model XS Max. iPhone XS mengusung teknologi layar yang serupa dengan XS Max, tapi dengan ukuran layar lebih kecil yakni 5,8-inci beresolusi 2436 x 1125 piksel (458 ppi).

Kedua iPhone XS hadir dengan chip A12 Bionic hasil desain Apple yang merupakan prosesor pertama yang diproduksi menggunakan proses pabrikasi 7 nm. Prosesor A12 Bionic berisi CPU 6-core (2 core performa + 4 core hemat daya), GPU 4-core, serta neural engine 8-core yang menangani seluruh tugas machine learning dan AI. Menyebutnya sebagai “chip paling pintar dan bertenaga di dalam sebuah smartphone”, Apple menyatakan neural engine di dalam A12 Bionic mampu memprosesor 5 triliun operasi per detik, sebuah lompatan besar dibandingkan 600 miliar operasi per detik pada chip A11 Bionic. Apple juga menyebutkan bahwa A12 Bionic memungkinkan aplikasi diluncurkan hingga 30% lebih cepat.

Kedua iPhone XS memiliki dua kamera belakang dengan flash True Tone yang telah ditingkatkan yang kini bisa mendeteksi flicker dengan lebih baik. Sebagai kamera utama adalah modul baru 12 MP dengan lensa sudut lebar dan 6-elemen lensa serta aperture f1.8. Kamera kedua juga merupakan modul 12 MP, tapi dengan lensa telefoto berkemampuan zoom optikal 2x. Kedua kamera mendukung stabilisasi gambar optikal.

Di sisi lain, kamera depan hadir dengan sensor baru 7 MP dan lensa f2.2. Sistem True Depth (proyektor dot, kamera IR, flood illuminator) yang memungkinkan Face ID beroperasi tetap tersedia. Face ID juga seharusnya mampu berperforma lebih gesit.

Performa kamera merupakan area yang sangat diuntungkan dari chip A12 Bionic. Selain pengaturan otomatis untuk eksposur, white balance, fokus, noise reduction, dan detail di area terang dan gelap, prosesor sinyal gambar baru di dalam chip dan neural engine kini juga mampu menangani tugas pengenalan wajah, segmentasi dan pengkonturan wajah. Menurut Apple, iPhone XS mampu menangani 1 triliun operasi per foto. Dengan kata lain, hasil jepretan foto yang lebih baik dan natural, terutama foto portrait. Bahkan, iPhone XS menawarkan pengaturan kedalaman bidang (depth-of-field) secara dinamis (mensimulasikan efek aperture f1.4 hingga f16), setelah foto diambil sekalipun.

Tersedia model Smart HDR yang mengambil 4 foto cadangan dan 5 foto lainnya (masing-masing menangkap data berbeda, misalnya untuk mengembalikan detail pada foto yang gelap), lalu mengombinasikan bagian terbaik untuk menghasilkan foto terbaik.

Di sisi videografi, iPhone XS kini bisa merekam suara stereo dan kamera depan kini bisa merekam video 1080p/60 FPS. Kamera belakang bisa merekam video 4K pada 24 FPS, 30 FPS, atau 60 FPS.

Untuk daya tahan baterai, Apple mengatakan iPhone XS bertahan 30 menit lebih panjang daripada iPhone X. iPHone XS Max, yang dilengkapi dengan kapasitas baterai terbesar dalam sejarah iPhone, mampu bertahan 90 menit lebih panjang daripada iPhone X.

Fitur lainnya dari iPhone XS meliputi LTE kelas Gigabit, peningkatan wireless charging, dual-SIM, dan Bluetooth 5.0. iPhone XS akan menjalankan sistem operasi iOS 12 yang akan tersedia pada 17 September untuk iPhone lawas lebih dahulu. Terkait dengan dual-SIM, hanya pasar China yang mendapatkan iPhone XS dengan dua slot SIM. Untuk wilayah pasar lainnya, fungsi dual-SIM menggunakan kombinasi kartu SIM dan eSIM.

Pre-order iPhone XS dimulai pada 14 September dengan jadwal pengiriman pada 21 September 2018. Seperti halnya iPhone X, iPhone XS dan XS Max akan ditawarkan dalam varian warna silver dan space gray, tapi karena ini merupakan tahun ‘S’, maka kemungkinan bakal ada warna baru yakni emas.

Apple iPhone XS dan iPhone XS Max akan tersedia dalam varian kapasitas media penyimpanan 64 GB, 256 GB, dan 512 dengan tawaran harga berturut-turut mulai US$999 dan US$1099. Di negara jiran, Singapura, iPhone XS 6,5-inci ditawarkan dengan harga S$1799 (~Rp. 19,4 juta-an) untuk model 64 GB, S$2039 (~Rp. 22 juta-an) untuk model 256 GB, dan S$2349 (~Rp. 25,3 juta-an) untuk model 512 GB.

Baca juga:  Apple iPhone XR Usung Layar 6,1-inci, Satu Kamera Belakang, dan 6 Varian Warna

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir