Chip AI Samsung Mendatang Dikabarkan Lebih Baik Ketimbang Milik Apple dan Huawei


Chip AI Samsung Mendatang Dikabarkan Lebih Baik Ketimbang Milik Apple dan Huawei

Persaingan untuk mengembangkan chip AI yang lebih mutakhir semakin sengit karena sumber menginformasikan kepada The Korea Herald bahwa Samsung kemungkinan hadir dengan chip yang lebih baik dibandingkan Apple dan Huawei pada semester kedua tahun ini.

Berdasarkan informasi yang diberikan sumber tersebut, Samsung akan bersaing untuk pengembangan Neural Processing Unit (NPU) atau chip AI untuk meningkatkan kemampuan AI dalam server dan perangkat mobile.

“Samsung hampir rampung mengembangkan chip AI untuk server, yang diperkirakan bakal dikomersilkan untuk perusahaan server, menurut situs Samsung”, kata seorang yang ahli dalam bidang AI kepada The Korea Herald.

“Untuk perangkat mobile, Samsung telah mencapai tingkat teknologi setara Apple dan Huawei, tetapi akan hadir dengan chip yang lebih baik pada semester kedua tahun ini”, kata sumber tersebut.

Samsung diperkirakan akan memamerkan beberapa kemampuan NPU selama acara peluncuran Galaxy S9 bulan depan. Meski agak telat dalam kancah AI, Samsung dikabarkan akan menyusul Apple dan Huawei. Chip AI milik Samsung dipercaya bakal menawarkan performa setara atau agak lebih baik.

“Meski demikian, masih terlalu awal untuk membandingkan performa chip AI milik Samsung, Apple dan Huawei, karena pasarnya baru saja terbentuk”, katanya. “Apple mengklaim bahwa NPU mereka telah mencapai 600 giga operasi per detik, sedangkan Huawei mengatakan 4 tera operasi per detik. Samsung diperkirakan akan sama atau agak lebih besar untuk saat ini”.

Sebuah NPU yang disempurnakan diinformasikan akan dikembangkan secara khusus untuk Galaxy Note9 yang akan diluncurkan akhir tahun ini. September lalu, Samsung dilaporkan akan memanfaatkan jumlah penelitian dan pengembangkan dengan jumlah besar pada chip AI untuk dikomersilkan dalam beberapa tahun ke depan.

Hal tersebut menjadikan investasi besar dalam DeePhi tech, sebuah perusahaan startup asal Tsinghua yang mengembangkan teknologi jaringan syaraf dan arsitektur hardware jaringan syaraf. Pada akhir November 2017, perusahaan asal Korea Selatan tersebut mengakusisi perusahaan startup AI, Fluenty. Pada Oktober 2016, Samsung mangakusisi Viv, sebuah startup yang didirikan oleh para pencipta Siri.

Sumber: The Korea Herald via SamMobile

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir