DJI Perkenalkan Mavic 2 Pro dan Mavic 2 Zoom, Usung Kamera Baru


DJI Perkenalkan Mavic 2 Pro dan Mavic 2 Zoom, Usung Kamera Baru

DJI baru saja memperbarui drone Mavic Pro dengan Mavic 2 yang hadir dalam dua versi yakni Mavic 2 Pro dan Mavic 2 Zoom. Meski pada dasarnya sama, tapi kedua drone anyar tersebut dibedakan oleh kamera yang diusung masing-masing.

Mavic 2 Pro hadir dengan kamera baru Hasselblad L1D-20c yang memiliki teknologi Natural Color Solution (HNCS) dari Hasselblad. Teknologi tersebut dipasangkan dengan sensor CMOS 1” yang menawarkan performa lebih baik di bawah kondisi cahaya remang. Dengan demikian, Mavic 2 Pro kini bisa beroperasi dengan rentang ISO mencapai 12.800, naik dua stop daripada ISO tertinggi sebelumnya di angka 3200. Ia juga mendukung profil warna Dlog-M 10-bit yang menawarkan rentang dinamis lebih lebar untuk fleksibilitas lebih tinggi saat pasca-produksi. Lensa 28 mm pada kamera L1D-20c (setara 35 mm) juga mendukung kendali aperture sebenarnya, memungkinkan Anda membuka aperture f/2.8 pada kondisi cahaya remang dan menurunkan aperture ke f/11 pada kondisi cahaya terang.

Di sisi lain, kamera Mavic 2 Zoom hadir dengan lensa zoom 24-48 mm yang bisa didongkrak secara digital untuk mensimulasikan lensa telefoto 96 mm. DJI menyatakan kemampuan lensa zoom hingga 48 mm memungkinkan Anda mendapatkan tampilan sinematis pada video dan mampu merekam obyek berjarak jauh tanpa terlalu mendekat. Kamera 12,35 MP baru tersebut disebutkan memiliki sistem otofokus hybrid yang memungkinkan fokus hingga 40% lebih cepat daripada versi sebelumnya. Sementara itu, sistem tracking otofokus juga mendapatkan fungsi baru Dolly Zoom yang secara otomatis mengatur fokus saat terbang guna menciptakan efek visual melengkung.

Kedua versi mampu menciptakan video timelapse tanpa pasca-produksi ekstra berkat fungsi Hyperlapse dan tersedia opsi untuk menyimpan jalur terbang, sehingga Anda bisa dengan mudah mengunjungi kembali titik perekaman gambar di musim berbeda.

Kedua drone baru ini juga mengusung fitur baru Super Resolution yang merekam dan mengombinasikan sembilan foto untuk menciptakan foto 48 MP dengan detil memukau. HyperLight merupakan seting baru lainnya yang diusung kedua model dan berfungsi meningkatkan gambar yang diambil pada kondisi cahaya remang sembari mengurangi noise secara signifikan.

Dibandingkan dengan Mavic Pro, drone Mavic 2 lebih besar dan berat. Ukurannya 214 x 91 x 84 mm dalam keadaan terlipat, dibandingkan dengan 198 x 83 x 82 mm pada Mavic Pro. Versi Mavic Pro memiliki bobot 907 gram, sedangkan versi Zoom berbobot 905 gram atau 150 gram lebih berat daripada Mavic Pro (743 gram). Meski demikian, Mavic 2 memiliki kecepatan puncak lebih tinggi yakni 72 km/jam (versus 65 km/jam versi Mavic Pro), ketinggian puncak mencapai 6000 di atas permukaan laut (versus 5000 m), dan waktu terbang lebih lama yakni 31 menit (versus 27 menit pada Mavic Pro).

Meskin mampu terbang lebih cepat, Mavic 2 telah dirancang ulang agar lebih sunyi dan lebih hemat daya. Sebuah sistem baru OcuSync 2.0 juga telah diimplementasikan yang memberikan transmisi video 1080p hingga jarak 8 km, sehingga Anda bisa mendapatkan pengalaman terbang lebih nyaman dan aman. Tersedia pula peralihan otomatis secara real-time antara pita frekuensi 2,4 GHz dan 5,8 Ghz sehingga Anda selalu mendapatkan sinyal terbaik.

Mavic 2 Zoom telah tersedia di situs web DJI dengan harga US$1339 (~Rp. 19,5 juta-an).

Mavic 2 Pro juga tersedia di situs web DJI dengan banderol US$1549 (~Rp. 22,6 juta-an).

Simak video berikut sebagai tambahan informasi:

Sumber: DJI

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir