Facebook Umumkan Messenger Platform untuk Bisnis


Facebook Umumkan Messenger Platform untuk Bisnis

 

Facebook mengumumkan perubahan besar yang bakal hadir pada Messenger di konferensi pengembang tahunan F8, San Fransisco. Messenger Platform menawarkan cara baru bagi 600 juta pengguna bulanan Messenger untuk mengekspresikan diri menggunakan link aplikasi dan konten pihak ketiga.

Facebook membuka Messenger Platform bagi para pengembang yang memungkinkan mereka membuat aplikasi yang terintegrasi dengan Messenger dan menyediakan konten baru bagi para pengguna. Misalnya, pengembang bisa mengintegrasikan link ke Messenger di dalam aplikasi untuk memudahkan berbagi konten antar pengguna.

Banyak kreator aplikasi yang telah berkomitmen terhadap platform baru tersebut dan ke depannya pengguna bisa memperkaya chatting dengan GIF, foto, video, audio dan sebagainya dari lebhi dari 40 aplikasi baru. Misalnya, Giphy memungkinkan pengguna mencari database GIF dan memasukkannya ke dalam chatting Messenger. Rekanan aplikasi konten lainnya termasuk Bitmoji, Imgur, dan Magisto. Bagi pengguna yang tidak mampu berkata-kata, aplikasi seperti itu akan disambut dengan baik.

Tidak hanya itu, integrasi baru dengan konten pihak ketiga bisa membuka cara baru bagi pengguna menemukan aplikasi baru dan membantu para pengembang mempromosikan aplikasi mereka. Messenger kini menampilkan daftar aplikasi yang bisa ditambahkan untuk memperkaya chatting. Meskipun tidak memiliki aplikasi yang digunakan teman untuk membuat ilustrasi memalukan tentang Anda, cukup tekan tombol Reply untuk memunculkan aplikasi relevan untuk membalasnya. Setelah membel WhatsApp – layanan perpesanan paling populer di dunia – di 2014, langkah Facebook untuk mengubah Messenger Platform menjadi pusat komunikasi yang menarik bisa membedakannya dari WhatsApp yang menawarkan pendekatan lebih sederhana terhadap perpesanan teks. Aplikasi pihak ketiga telah tersedia bagi para pengguna Messenger dan bisa ditemukan di Apple App Store maupun Google Play.

Kalangan pebisnis juga masuk dalam sasaran Messenger Platform. Raksasa sosial media tersebut ingin menggunakan Messenger untuk mengubah cara konsumen berkomunikasi dengan pebisnis atau perusahaan. Saat ini, jika ingin menghubungi sebuah perusahaan, Anda mungkin akan menghubungi mereka lewat nomor telepon layana pelangga atau melalui formulir online. Facebook memposisikan Messenger baru sebagai cara intuitif untuk menghubungi perusahaan dan bahkan menyampaikan pesanan layaknya chatting dengan teman.

Cara tersebut berpotensi mempercepat interaksi konsumen dengan perusahaan melalui satu kanal. Selain itu, perusahaan juga memiliki ruang baru untuk berinteraksi dengan konsumen dan memberikan dukungan lebih personal serta unik.

Bisnis di Messenger akan diluncurkan bersama beberapa mitra Facebook. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi situs web mereka.

Sumber: Facebook, Mashable, TechCrunch

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir