Intel Akan Miliki Solusi Grafis Terintegrasi Berkemampuan Teraflop Tahun Depan


Intel Akan Miliki Solusi Grafis Terintegrasi Berkemampuan Teraflop Tahun Depan

Chip grafis terintegrasi bakal mendapatkan pembaruan besar oleh Intel. GPU generasi ke-11 atau Gen11, akan menyajikan kekuatan komputasi lebih dari teraflop, sehingga membuka peluang pengalaman lebih nyaman di beberapa game PC tanpa perlu menggunakan kartu grafis khusus.

Seperti chip Gen9, GPU Gen11 akan disusun berdasarkan blok yang mengombinasikan Execution Unit (EU) dengan hardware 3D seperti texture sampler. Namun, jika konfigurasi GT2 Gen9 memiliki tiga blok masing-masing berisi 8 EU dengan jumlah total 24, Gen11 menggandakan jumlahnya menjadi 16 EU per blok. Ia juga memiliki konfigurasi dengan 4 blok, sehingga bisa berisi hingga 64 EU.

Jumlah EU tersebut jauh lebih besar daripada grafis terintegrasi Gen9 dan jumlah EU lebih besar itulah yang menggerakkan peningkatan performa.

Sebagai gambaran, PlayStation 4 memiliki kekuatan komputasi 4,2 TFLOPS, sehingga grafis terintegrasi tidak lagi tertinggal jauh dari hardware gaming mainstream saat ini. Intel mengambil kesempatan memamerkan Tekken yang berjalan pada GPU terintegrasi dan game tersebut bisa dimainkan dengan baik pada seting medium di resolusi 1080p.

Seperti biasa, chip GPU Gen11 tersebut memiliki blok media yang terdiri dari encoder dan decoder khusus untuk video, tapi Intel menyatakan telah mendesain ulang encoder HEVC/H.265 dari awal. GPU Gen11 kini akan mendukung stream hingga 8K, selain dukungan layar HDR dan teknologi refresh rate bervariasi Adaptive Sync.

Intel memposisikan GPU baru tersebut untuk prosesor 10 nm mendatang, sehingga sepertinya konsumen bisa menemukannya pada chip berbasis Sunny Cove di 2019.

Maka dari itu, meskipun telah mendorong performa grafis terintegrasi, Intel masih berupaya keras mengambangkan kartu grafis diskrit. Intel menegaskan bahwa GPU berjuluk Xe (sebelumnya Arctic Sound) akan mulai dikapalkan di 2020.

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir