Matikan Spotify Bagi Anda Pengguna SSD


Matikan Spotify Bagi Anda Pengguna SSD

Ada kabar buruk bagi para pemilik SSD yang menjadi pelanggan Spotify.

Telah ditemukan bahwa selama sekitar lima bulan lalu, aplikasi streaming musik Spotify diam-diam menulis ratusan gigabyte data sampah ke media penyimpanan notebook atau komputer setiap harinya.

Buruknya, hal tersebut terjadi meskipun aplikasi sedang idle dan tidak ada aktivitas musik yang di-download.

Menurut beragam pemberitaan, aplikasi Spotify dengan mudah menulis 5 GB hingga 10 GB data di bawah satu jam. Dengan demikian, menyalakan Spotify selama sehari bisa menghasilkan aktivitas menulis mencapai 500 GB.

Kendalanya disebutkan berhubungan dengan salah satu atau lebih file database Mercury.db. Seorang pengguna menyampaikan bahwa file tersebut selalu ditulis dan dihapus serta ditulis kembali setiap sekitar lima menit sehingga mengakibatkan tingginya aktivitas menulis ke hard disk atau SSD.

SSD memiliki usia terbatas yang ditentukan oleh jmlah data yang ditulis. Bagi kebanyakan pengguna, itu tidak menjadi masalah karena SSD modern cukup pintar untuk menanganinya. Pengujian menunjukkan bahwa SSD 120 GB kelas pemula sekalipun bisa bertahan selama bertahun-tahun dalam penggunaan normal.

Meski demikian, penggunaan normal biasanya berada di kisaran 10 GB hingga 30 GB aktivitas menulis seharinya. Dengan demikian, aktivitas menulis aplikasi Spotify tidak bisa dibilang sebagai penggunaan normal. Bahkan, jauh lebih tinggi dari yang dianggap normal. Akibatnya, para pemilik SSD yang telah menggunakan Spotify akan mengalami penurunan usia penggunaan SSD.

Untungya, pembaruan sedang dalam pengembangan dan bakal hadir dalam waktu dekat. Untuk sementara, kami menyarankan para pengguna Spotify untuk mematikan aplikasi saat tidak digunakan.

Sumber: Ars Technica

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir