Tablet Google Pixel Slate Usung Layar Molekuler 12,3-inci dan Chrome OS


Tablet Google Pixel Slate Usung Layar Molekuler 12,3-inci dan Chrome OS

Setelah muncul bocoran sebelum peluncurannya, Google secara resmi mengumumkan Pixel Slate.

Pixel Slate merupakan sebuah tablet 2-in-1 yang menjalankan Chrome OS. Ia hadir dengan satu varian warna yakni Midnight Blue. Google memposisikan Pixel Slate sebagai perangkat hiburan dan pendukung produktivitas. Layar 12,3-inci memiliki resolusi 293 ppi dan merupakan sebuah layar khusus yang disebut Google sebagai “Molecular Display”.

Tersedia dua speaker hadap depan yang mengarahkan suara stereo ke arah pengguna. Bagi pembeli di A.S., maka akan mendapatkan layanan YouTube TV gratis selama tiga bulan. Kamera 8 MP di depan dan belakang didukung pula oleh algoritma machine learning untuk memotret foto lebih baik.

Anda bahkan bisa mengambil foto Portrait Mode dengan Slate dan kamera depan dilengkapi dengan lensa sudut lebar untuk chat. Google menyatakan kamera depan yang disebut sebagai “Duo Cam” tersebut memiliki sensor dengan piksel lebih besar untuk performa lebih baik di kondisi remang cahaya.

Terdapat satu port USB-C di sisi kiri dan kanan. Tombol daya juga berfungsi sebagai pemindai sidik jari yang disebut Google sebagai “Pixel Imprint”. Pemindai sidik jari tersebut memungkinkan Anda membuka dan sign in ke smartphone dengan sentuhan jari.

Sebuah keyboard fleksibel dengan pengunci magnet dan kaki penyangga yang mengubah Pixel Slate menjadi perangkat serupa laptop, mirip seperti Microsoft Surface. Keyboard tersebut memiliki tombol bundar dan backlight. Google mengklaim tombonya lembut dan tidak berisik saat digunakan.

Tersedia sebuah touchpad di bagian bawah dan tombol Google Assistant di dekat tombol spasi. Tombol media berjajar di baris atas serta tombol khusus Chrome OS seperti Back, Refresh, dan Menu.

Pixel Slate juga mendukung Pixel Pen. Pixel Pen diluncurkan bersama Pixelbook tahun lalu, tapi kini tersedia versi baru berwarna Midnight Blue agar serasi dengan Pixel Slate. Anda juga bisa menghubungkannya dengan monitor, mouse, dan keyboard untuk mengubahnya menjadi workstation Chrome OS.

Laptop Chrome OS telah beredar sejak 2011 dan Chrome OS terus berkembang sejak peluncurannya. Sistem operasi Chrome mendukung aplikasi Chrome dan Android. Aplikasi produktivitas Google G Suite, termasuk Gmail, bisa digunakan secara online dan offline di Chrome OS.

Google menyatakan Pixel Slate menjalankan browser Chrome OS desktop secara penuh, sehingga Anda bisa menjelajah internet dengan mode selain versi mobile. Itu juga berarti Anda bisa menjalankan ekstensi yang sudah dikenal di desktop.

Antarmuka (UI) juga telah dioptimalkan untuk layar sentuh. Launcher telah dikonfigurasi ulang dengan dukungan machine learning. Proteksi virus telah terintegrasi di dalamnya, demikian pula dengan pembaruan otomatis.

Tersedia chip keamanan Titan M yang merupakan teknologi keamanan server Google. Chip tersebut memberikan proteksi lebih kuat bagi Pixel Slate.

Google mengatakan Pixel Slate mampu bertahan hingga 10 jam dalam sekali pengisian ulang. Anda juga bisa mendapatkan daya hingga dua jam dengan pengisian cepat selama 15 menit.

Perangkat Chrome OS convertible, seperi Google Pixelbook, telah tersedia di pasaran. Tapi Pixel Slate merupakan satu-satunya tablet kedua yang menjalankan Chrome OS setelah Acer Chromebook Tab 10 yang diumumkan tahun ini.

Pixel Slate ditawarkan dengan harga US$599 untuk model dengan RAM 4 GB, media penyimpanan 32 GB, dan CPU Intel Celeron generasi ke-8. Total tersedia lima model dengan model termahal mencapai US$1599 dengan RAM 16 GB, SSD 256 GB, dan Prosesor Intel Core i7 generasi ke-8. Keyboard Pixel Slate memiliki harga US$199 dan Pixelbook Pen berbanderol US$99. Pixel Slate akan tersedia tahun ini di Google Store di A.S. dan toko ritel besar di A.S., Kanada, dan Inggris.

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir