Tanpa Diketahui Pengguna, Aplikasi Android Populer Kirimkan Data ke Facebook


Tanpa Diketahui Pengguna, Aplikasi Android Populer Kirimkan Data ke Facebook

Facebook diperkirakan melanggar hukum privasi di Eropa karena sebuah studi menemukan bahwa beberapa aplikasi Android populer tanpa seizin pengguna mengirimkan data pengguna kepada situs jejaring sosial tersebut.  

Menurut Financial Times, grup kampanye Privacy International menganalisa 34 aplikasi Android paling populer dan menemukan paling tidak 20 di antaranya mengirimkan data tertentu ke Facebook setelah aplikasi tersebut dijalankan, bahkan sebelum pengguna mengizinkannya.

Beberapa aplikasi tersebut adalah Kayak, MyFitnessPal, TripAdvisor, Qibla, Periode Tracker Clue, Indeed, dan My Talking Tom. Data yang dikirimkan meliputi nama aplikasi, identitas unik pengguna dengan Google dan berapa kali aplikasi dibukan dan ditutup sejak di-download.

Meskipun Facebook mengklaim sebuah pembaruan SDK akan menghentikan pembagian data di dalam aplikasi, banyak aplikasi populer belum memanfaatkannya dan beberapa pengembang menyatakan bahwa pembagian data masih tetap terjadi dengan SDK baru.

Hukum privasi Eropa, General Data Protection Regulation (GDPR), mensyaratkan bahwa pengguna dimintai izin sebelum segala bentuk data pribadi dikirimkan. Jika pengembang aplikasi terbukti bersalah melanggar hukum tersebut, maka akan didenda maksimum 4% dari pendapatan tahunan mereka.

Tahun lalu muncul kabar tentang Facebook yang tidak menangani perlindungan data pengguna dengan baik. Sebulan lalu, artikel New York Times menguak kerjasama antara Facebook dan beberapa raksasa teknologi (Apple, Amazon, Microsoft, Netflix dan Spotify) di mana para perusahaan teknologi tersebut bisa membaca pesan pribadi para pengguna. Sebuah foto bug API, yang memberikan akses tanpa izin kepada pengembang terhadap foto pengguna, memengaruhi hingga 6,5 juta pengguna antara 13 September hingga 25 September 2018. Para hacker telah mengakses data pribadi 29 juta akun facebook.

Sumber: Financial Times via 9to5Google

Semua Kategori Berita

Berita 12 Bulan Terakhir